masukkan script iklan disini
Tembilahan — Ada kesungguhan yang terasa di ruang rapat rumah dinas Bupati Indragiri Hilir, Jumat pagi (16/1/2026). Di sanalah, Bupati Inhil H. Herman, SE., M.T., memimpin langsung rapat finalisasi laporan kinerja kepala daerah dan wakil kepala daerah sebagai bagian dari ikhtiar besar daerah dalam menguatkan dukungan terhadap Program Strategis Nasional (PSN) 2025.
Rapat ini bukan sekadar pertemuan administratif, melainkan forum penting yang menentukan wajah akuntabilitas pemerintahan.
Hadir dalam kesempatan tersebut staf ahli Bupati, para asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Kementerian Agama, Badan Pusat Statistik (BPS), para kepala bagian, unsur koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Indragiri Hilir, serta berbagai undangan lintas sektor lainnya. Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya kolaborasi demi satu tujuan: menghadirkan kinerja yang dapat dipertanggungjawabkan.
Agenda rapat diawali dengan paparan Kepala Bappeda Kabupaten Inhil yang membeberkan progres penyusunan laporan, lengkap dengan substansi capaian program dan indikator kinerja yang telah dirajut sepanjang tahun 2025. Paparan itu menjadi cermin awal atas kerja kolektif seluruh perangkat daerah.
Dalam arahannya, Bupati Herman menyampaikan pesan dengan nada tegas namun penuh makna. Ia mengingatkan bahwa laporan kinerja bukan sekadar kumpulan angka, tetapi narasi tentang dedikasi, tentang seberapa jauh pemerintah hadir di tengah kebutuhan rakyat.
“Perbarui seluruh data hingga Desember. Laporan ini harus benar-benar mencerminkan kerja satu tahun penuh, bukan potongan perjalanan,” ujar Bupati.
Lebih jauh, ia meminta setiap OPD menata kembali kelengkapan data pendukung, memastikan keselarasan antara program, kegiatan, dan indikator kinerja, serta menjaga irama pembangunan daerah agar tetap sejalan dengan arah kebijakan nasional. Ketelitian dan akurasi, menurutnya, adalah pondasi utama agar laporan memiliki nilai dan kredibilitas.
Diskusi yang mengalir di penghujung rapat memperlihatkan semangat kolektif. Saran, kritik, dan masukan disampaikan terbuka, bukan untuk saling menegasikan, melainkan untuk saling menguatkan. Dari ruang itu, lahir tekad bersama untuk menghadirkan laporan kinerja yang tidak hanya rapi secara administrasi, tetapi juga jujur secara substansi.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menegaskan komitmennya: membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan selaras dengan cita-cita besar pembangunan nasional menuju 2025 yang lebih bermakna. (Thonk)