• Jelajahi

    Copyright © Garda Media
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Sosok Orlanda, Anak Pejuang dari Lima Puluh Kota: Dikenal Jujur, Amanah, dan Rendah Hati

    Selasa, 20 Januari 2026, 17.08 WIB Last Updated 2026-01-20T10:08:58Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    Lima Puluh Kota — Di balik prosesi pelantikan pejabat yang berlangsung khidmat, selalu ada kisah manusia yang jarang tersorot. Salah satunya adalah sosok Orlanda, ST., MT, putra dari pasangan alm. Asnal B.A dan Hajah Trfinal, yang kini dipercaya mengemban amanah dalam jabatan struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota.


    Bagi keluarga dan orang-orang terdekatnya, pencapaian Orlanda bukan sekadar jabatan, tetapi buah dari perjalanan panjang, kerja keras, dan didikan keluarga yang kuat dalam nilai moral dan integritas.


    “Abang itu sejak kecil sudah dididik untuk hidup jujur. Ayah kami selalu menanamkan bahwa jabatan itu amanah, bukan kemewahan,” ujar Bripka Asdiyansah, adik kandung Orlanda, saat ditemui usai prosesi pelantikan.


    Menurut Asdiyansah, sosok Orlanda dikenal di lingkungan keluarga sebagai pribadi yang tenang, bertanggung jawab, dan tidak banyak bicara namun konsisten dalam tindakan.


    “Beliau orangnya jujur, amanah, tidak suka menonjolkan diri. Kalau bekerja, beliau fokus. Kalau berjanji, diusahakan ditepati,” katanya.


    Ia juga menuturkan bahwa keberhasilan sang kakak tidak datang secara instan. Sejak menempuh pendidikan hingga meraih gelar Sarjana Teknik (ST) dan Magister Teknik (MT), Orlanda dikenal sebagai sosok pekerja keras yang lebih memilih membuktikan diri lewat kinerja dibanding pencitraan.


    “Dari dulu sampai sekarang, beliau tetap sama. Sederhana, menghargai orang, dan tidak pernah merasa lebih tinggi,” tambahnya.


    Masyarakat sekitar keluarga juga mengenal alm. Asnal B.A sebagai figur orang tua yang tegas dalam nilai, serta Hajah Trfinal sebagai sosok ibu yang penuh kesabaran dan keteladanan. Nilai-nilai itulah yang kemudian membentuk karakter Orlanda hingga hari ini.


    Beberapa kerabat menyebut bahwa almarhum ayahnya kerap berpesan, “Kalau diberi amanah, jaga dengan jujur. Nama baik lebih mahal dari jabatan.” Pesan itu, menurut keluarga, terus dipegang teguh oleh Orlanda dalam perjalanan kariernya.


    Dengan pelantikan ini, harapan publik pun menguat. Masyarakat berharap kehadiran pejabat dengan latar belakang karakter kuat dan integritas seperti Orlanda mampu membawa perubahan nyata dalam birokrasi.


    “Daerah ini butuh pejabat yang bukan hanya pintar, tapi juga punya nurani,” ujar seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.


    Pelantikan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Dan bagi Orlanda, amanah itu bukan sekadar jabatan, melainkan warisan nilai dari orang tua, keluarga, dan perjalanan hidupnya sendiri. (Thonk)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini