Iklan

Rumah Warga Ambruk di Sungai Beringin, Lurah Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Minggu, 22 Februari 2026, 23.28 WIB Last Updated 2026-02-22T16:28:51Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



Gardamedia.co.id, Indragiri Hilir — Sebuah rumah milik warga dilaporkan ambruk di Kelurahan Sungai Beringin, tepatnya di RT 003 RW 005 Jalan Beringin Kuala Getek, dekat Jembatan Kuala Getek, Kabupaten Indragiri Hilir, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 15.35 WIB.




Peristiwa tersebut terjadi saat pemilik rumah, Subli, bersama dua anak perempuannya berada di dalam rumah. Sebelum bangunan roboh, korban mengaku mendengar bunyi retakan dari bagian bangunan, hingga tidak lama kemudian rumah langsung ambruk ke tanah.


Beruntung, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, korban dilaporkan mengalami syok akibat peristiwa yang berlangsung secara tiba-tiba.


Lurah Sungai Beringin, Iwang Sujah Khairul SH, menyampaikan bahwa pihak kelurahan telah menerima laporan warga dan langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.


Menurutnya, pemerintah kelurahan memastikan kondisi penghuni dalam keadaan selamat serta akan berkoordinasi dengan pihak terkait guna penanganan lebih lanjut.


“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pemerintah kelurahan sudah turun ke lokasi untuk memastikan kondisi warga dan akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar korban mendapatkan perhatian dan bantuan,” ujar Iwang.


Akibat kejadian tersebut, bangunan rumah mengalami kerusakan berat dan kerugian material masih dalam proses pendataan. Warga sekitar turut membantu membersihkan puing-puing serta memberikan dukungan kepada keluarga korban.


Pihak kelurahan juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi bangunan, terutama yang berada di kawasan tanah yang rawan ambles atau memiliki struktur bangunan yang sudah tua.


Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian telah kondusif. Aparat kelurahan bersama warga masih melakukan penanganan awal sambil menunggu tindak lanjut dari pemerintah daerah.(Thonk).

Komentar

Tampilkan

Terkini