Gardamedia.co.id, TEMBILAHAN – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Herman, menegaskan komitmennya untuk menjaga profesionalitas birokrasi dalam setiap proses pengambilan kebijakan, termasuk dalam pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.
Dalam pernyataan yang tegas dan menohok, Bupati menekankan bahwa jabatan dalam pemerintahan bukanlah alat untuk membalas perbedaan politik, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan masyarakat.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya memahami secara utuh dinamika politik yang terjadi di lapangan. Namun menurutnya, perbedaan sikap politik tidak boleh dijadikan alasan untuk menyingkirkan seseorang dari pengabdian di birokrasi.
“Saya hafal situasi di lapangan, karena saya juga pelaku di lapangan. Kalau kita bermain dengan dendam politik, tentu ada yang ‘disembelih’. Tetapi apakah itu yang saya lakukan? Tidak,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa kepemimpinan di Kabupaten Indragiri Hilir diarahkan pada prinsip profesionalitas, integritas, serta keberpihakan kepada kepentingan publik, bukan pada kepentingan politik jangka pendek.
Menurut Bupati, birokrasi yang sehat hanya dapat dibangun melalui komitmen bersama untuk bekerja secara profesional dan menjaga amanah jabatan. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa setiap pejabat yang dilantik, baik camat maupun kepala dinas, harus mampu menunjukkan kinerja nyata dan dedikasi terhadap pembangunan daerah.
Ia juga mengingatkan bahwa membawa-bawa dendam politik ke dalam sistem birokrasi merupakan sikap yang tidak mencerminkan kedewasaan seorang aparatur pemerintahan.
“Kami memahami situasi itu, dan saya juga seorang birokrat. Cerita tentang dendam politik bukanlah sikap yang dewasa,” ujarnya.
Lebih jauh, Bupati menekankan bahwa yang paling dibutuhkan oleh daerah saat ini adalah aparatur yang memiliki loyalitas terhadap tugas serta kesungguhan dalam menuntaskan setiap pekerjaan yang diamanahkan.
“Yang saya butuhkan adalah loyalitas dan kerja yang tuntas. Indragiri Hilir membutuhkan orang-orang yang berdedikasi untuk membangun daerah ini,” ungkapnya.
Bupati juga mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menata kembali sikap dan pola pikir sebagai pelayan masyarakat, bukan sekadar pemegang jabatan struktural dalam pemerintahan.
“Karena itu, sesuaikan sikap Anda. Kita bekerja dan mengabdi untuk masyarakat,” tutupnya.
Pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir ini diharapkan menjadi momentum penguatan kinerja birokrasi sekaligus menegaskan arah kepemimpinan daerah yang mengedepankan profesionalitas, persatuan, dan komitmen pelayanan publik demi percepatan pembangunan di Kabupaten Indragiri Hilir.(Thonk)


