Gardamedia.co.id, Tembilahan, 31 Maret 2026 — Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Hal ini ditandai dengan dibukanya kegiatan Manasik Haji Terintegrasi musim haji 1447 H/2026 M oleh Bupati Inhil, Herman, yang dilaksanakan di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan, Selasa (31/3/2026).
Pembukaan kegiatan tersebut diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Inhil, Muammar Gaddafi, yang hadir menyampaikan sambutan tertulis Bupati.
Sebanyak 481 calon jemaah haji (CJH) mengikuti kegiatan manasik ini sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pemantapan kesiapan menuju pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Bupati Herman menegaskan bahwa manasik haji memiliki peran strategis dalam membekali para jemaah, tidak hanya dari sisi fisik dan mental, tetapi juga pemahaman mendalam terkait tata cara pelaksanaan ibadah sesuai tuntunan syariat.
“Ibadah haji menuntut kesiapan yang komprehensif. Oleh karena itu, melalui manasik ini, diharapkan para calon jemaah memiliki pemahaman yang utuh sehingga mampu melaksanakan ibadah secara mandiri, tertib, dan khusyuk,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap rangkaian manasik dengan sungguh-sungguh, sebagai ikhtiar meraih kesempurnaan ibadah serta predikat haji mabrur.
Adapun 481 CJH tersebut terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni:
1. Kloter 7 sebanyak 309 orang, dijadwalkan berangkat pada 28 April 2026
2. Kloter 11 sebanyak 172 orang, dijadwalkan berangkat pada 3 Mei 2026
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan para calon jemaah untuk senantiasa menjaga kondisi kesehatan, mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku, serta mengikuti arahan para pembimbing selama proses manasik hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Pemerintah Kabupaten Inhil berharap, melalui pelaksanaan Manasik Haji Terintegrasi ini, seluruh calon jemaah dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar, aman, dan sesuai tuntunan, serta kembali ke tanah air dengan membawa predikat haji yang mabrur.(Thonk)

