Iklan

BPBD Inhil Pastikan Kondisi Terkendali, Status Siaga Karhutla Tetap Berlaku. R Arliansah: Meski Nihil Hotspot, Inhil Masih Berstatus Siaga Darurat Karhutla.

Rabu, 01 April 2026, 21.13 WIB Last Updated 2026-04-01T14:13:48Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 


Gardamedia.co.id, Tembilahan — 01/04/2026, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memastikan kondisi terkini kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih dalam status terkendali.


Berdasarkan pemantauan terbaru, tidak ditemukan titik panas (hotspot) pada hari ini, meskipun secara akumulatif terdata sebanyak 189 hotspot melalui aplikasi Sipongi.


Saat awak media ini menanyakan via WhatsApp, Kepala BPBD Kabupaten Inhil, R. Arliasah, menegaskan bahwa meskipun hari ini nihil hotspot, pemerintah daerah tetap mempertahankan status siaga darurat Karhutla sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu.


“Untuk hari ini, hotspot terpantau nihil. Namun secara akumulasi, berdasarkan aplikasi Sipongi terdapat 189 hotspot, status Inhil saat ini masih siaga darurat Karhutla, belum sampai pada tahap tanggap darurat,” ujar R. Arliasah.


Lebih lanjut disampaikan, kesiapan anggaran dan operasional penanggulangan bencana masih berada dalam kondisi aman dan terkendali. BPBD Inhil saat ini mengelola anggaran yang bersifat umum untuk seluruh kejadian bencana, termasuk Karhutla.


“Untuk saat ini, anggaran yang tersedia di BPBD digunakan untuk keseluruhan kejadian bencana. Kecuali apabila kondisi Karhutla meningkat signifikan, maka kita dapat mengajukan bantuan ke BNPB pusat agar alokasi anggaran lebih spesifik,” jelasnya.


Terkait kesiapan personel di lapangan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Inhil dipastikan masih mampu menjalankan tugas secara optimal dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla.


“Sampai saat ini, operasional TRC BPBD masih tersedia dan berjalan dengan baik. Namun, apabila terjadi perluasan Karhutla dalam skala besar dan berlangsung dalam waktu lama, tentu akan membutuhkan dukungan tambahan,” tambahnya.


Pemerintah Kabupaten Inhil terus mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan, mengingat potensi Karhutla masih dapat terjadi di tengah kondisi cuaca yang dinamis.


Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan Karhutla dapat terus diperkuat guna menjaga lingkungan serta kesehatan masyarakat di wilayah Indragiri Hilir.(Thonk)

Komentar

Tampilkan

Terkini