Iklan

LANGIT KERITANG MENGHITAM, WARGA TUDING ASAP PT BERKAT SAWIT SEJAHTERA POM 2 ANCAM KESEHATAN

Kamis, 28 Mei 2026, 14.24 WIB Last Updated 2026-05-28T07:24:30Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 


Gardamedia.co.id. Indragiri Hilir, Riau 28 Mei 2026 — Aktivitas asap yang diduga berasal dari cerobong pabrik milik PT Berkat Sawit Sejahtera POM 2 di wilayah Sencalang, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, menuai keluhan dari masyarakat sekitar. 


Kepulan asap hitam yang terlihat membumbung ke udara disebut telah berlangsung cukup lama dan menimbulkan keresahan warga.


Masyarakat menilai, kondisi tersebut tidak boleh dianggap sepele. Selain diduga mencemari udara, asap dari aktivitas pabrik juga disebut berdampak terhadap kualitas lingkungan dan kehidupan sehari-hari warga sekitar.


Salah seorang warga mengaku, mereka kini tidak lagi berani menampung air hujan untuk kebutuhan rumah tangga karena kondisi air yang dianggap sudah tidak layak konsumsi.


“Sekarang kami tidak pernah lagi menampung air hujan, karena baunya sangat menyengat dan tidak bisa dijadikan air minum. Selama ini kami terpaksa membeli air galon untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap seorang warga dengan nada kecewa, Selasa 26/5/2026.


Keluhan tersebut menjadi perhatian serius masyarakat yang berharap pemerintah daerah dan instansi lingkungan hidup segera turun tangan melakukan pemeriksaan langsung terhadap operasional pabrik. Warga menilai, perusahaan besar yang beroperasi di tengah masyarakat harus memiliki komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan kesehatan warga sekitar.


Di sisi lain, keberadaan industri sawit memang diakui memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Namun masyarakat berharap aktivitas industri tetap berjalan sesuai aturan dan tidak mengorbankan hak masyarakat untuk mendapatkan udara bersih serta lingkungan yang sehat.


“Investasi itu penting, tetapi kesehatan masyarakat juga harus menjadi prioritas. Jangan sampai masyarakat hanya menerima dampaknya, sementara pengawasan terhadap lingkungan terkesan lemah,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat.


Publik kini menunggu langkah konkret dari pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir serta dinas terkait untuk memastikan apakah aktivitas asap tersebut telah sesuai standar emisi lingkungan atau justru melanggar ketentuan yang berlaku. Transparansi hasil pemeriksaan juga dinilai penting agar keresahan masyarakat tidak berkembang menjadi polemik berkepanjangan.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Berkat Sawit Sejahtera POM 2 terkait keluhan masyarakat atas dugaan pencemaran udara tersebut.(Thonk)

Komentar

Tampilkan

Terkini