Iklan

Lapak Resmi untuk Rakyat Kecil. Bupati Herman Ubah Jalan Kapten Mukhtar Jadi Pusat UMKM Idul Adha

Senin, 18 Mei 2026, 08.55 WIB Last Updated 2026-05-18T01:55:10Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 


Gardamedia.co.id. TEMBILAHAN, Riau 18 Mei 2026 – Di saat banyak daerah masih sibuk berbicara soal pemberdayaan ekonomi rakyat tanpa langkah nyata, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir justru bergerak cepat. Menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, Bupati Inhil Herman mengambil langkah tegas dengan menyiapkan kawasan lapak terpusat bagi 66 pelaku UMKM pedagang kue dan penganan khas lebaran haji di Jalan Kapten Mukhtar, Tembilahan, Minggu (16/5/2026).


Kebijakan ini bukan sekadar penataan pedagang musiman. Ini adalah pesan keras bahwa ekonomi rakyat kecil tidak boleh terus dibiarkan berjualan semrawut di pinggir jalan tanpa kepastian dan perlindungan.


Di bawah instruksi langsung Bupati Herman, seluruh lapak ditata rapi dan seragam. Para pedagang diberikan ruang usaha yang layak agar bisa mencari rezeki dengan aman, nyaman, dan lebih menjanjikan keuntungan.


Yang paling menarik, seluruh tenda dan meja yang digunakan ternyata dibuat langsung oleh pelaku UMKM lokal Indragiri Hilir. Artinya, uang rakyat tidak keluar daerah. Perputaran ekonomi sengaja dipusatkan untuk menghidupkan usaha masyarakat sendiri.


Langkah ini dinilai menjadi tamparan bagi pola lama yang selama ini hanya menjadikan UMKM sebagai pelengkap acara seremonial tanpa keberpihakan nyata.


“Kalau pemerintah tidak hadir untuk rakyat kecil, lalu untuk siapa kekuasaan itu digunakan?”


Kalimat itu seakan tercermin dari gerak cepat yang dilakukan Bupati Herman dengan menginstruksikan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian agar seluruh persiapan selesai tepat waktu sehingga kawasan tersebut sudah bisa digunakan mulai Senin mendatang.


Bupati Herman menegaskan, pemerintah tidak ingin para pedagang terus berjualan dalam kondisi semrawut yang memicu kemacetan dan ketidakteraturan kota. Menurutnya, UMKM harus diberi ruang terhormat karena merekalah tulang punggung ekonomi daerah.


“Kami ingin pedagang kecil naik kelas. Mereka harus punya tempat usaha yang tertata, aman, dan mudah dijangkau masyarakat. Kalau UMKM hidup, maka ekonomi daerah ikut bergerak,” tegas Herman.


Kawasan Jalan Kapten Mukhtar kini diproyeksikan menjadi pusat ekonomi musiman yang bukan hanya ramai pembeli, tetapi juga menjadi simbol bahwa pemerintah daerah mulai serius membangun wajah kota yang tertib sekaligus berpihak kepada rakyat kecil.


Para pedagang pun menyambut antusias kebijakan tersebut. Mereka berharap langkah ini tidak berhenti sebagai program sesaat, melainkan menjadi tradisi baru pengelolaan UMKM di Indragiri Hilir.


Di tengah tekanan ekonomi yang terus dirasakan masyarakat, langkah Bupati Herman dinilai menjadi bukti bahwa keberpihakan kepada UMKM bukan cukup diucapkan di podium, tetapi harus terlihat nyata di lapangan.(Thonk)

Komentar

Tampilkan

Terkini