Iklan

𝐃𝐢𝐬𝐝𝐮𝐤𝐜𝐚𝐩𝐢𝐥 𝐈𝐧𝐡𝐢𝐥 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫 𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐃𝐞𝐤𝐚𝐭, 𝐉𝐄𝐁𝐎𝐋 𝐀𝐃𝐌𝐈𝐍𝐃𝐔𝐊 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐮𝐝𝐚𝐡 𝐀𝐤𝐬𝐞𝐬 𝐋𝐚𝐲𝐚𝐧𝐚𝐧.

Selasa, 14 Juli 2026, 08.51 WIB Last Updated 2026-07-14T01:51:53Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


𝐆𝐚𝐫𝐝𝐚𝐦𝐞𝐝𝐢𝐚.𝐜𝐨.𝐢𝐝. 𝐈𝐧𝐝𝐫𝐚𝐠𝐢𝐫𝐢 𝐇𝐢𝐥𝐢𝐫, 𝟏𝟒 𝐉𝐮𝐥𝐢 𝟐𝟎𝟐𝟔 - Pelayanan publik yang berkualitas tidak hanya diukur dari kecepatan, tetapi juga dari kemampuannya menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Di wilayah dengan tantangan geografis seperti Kabupaten Indragiri Hilir, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi wujud nyata komitmen dalam memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan merata.


Di negeri yang dipisahkan oleh sungai, kanal, dan hamparan perairan, pelayanan publik tak boleh berhenti di balik meja. Negara harus berani bergerak, mendekat, dan memastikan setiap warga merasakan kehadirannya.


Berapa banyak warga yang selama ini menunda mengurus KTP, KK, atau akta kelahiran bukan karena malas, melainkan karena pelayanan terasa terlalu jauh untuk 𝐝𝐢𝐣𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐮...?


Jika negara ingin dihormati, maka negara harus lebih dahulu hadir. Bukan hanya di pusat kota, tetapi juga di tepian sungai, di desa-desa, dan di setiap sudut yang selama ini merasa jauh dari pelayanan.


Itulah pesan kuat yang dibawa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Indragiri Hilir melalui program 𝐉𝐄𝐁𝐎𝐋 𝐀𝐃𝐌𝐈𝐍𝐃𝐔𝐊 (𝐉𝐞𝐦𝐩𝐮𝐭 𝐁𝐨𝐥𝐚 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐲𝐚𝐧𝐚𝐧 𝐀𝐝𝐦𝐢𝐧𝐢𝐬𝐭𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐊𝐞𝐩𝐞𝐧𝐝𝐮𝐝𝐮𝐤𝐚𝐧). Pada 𝟏𝟓–𝟏𝟕 Juli 2026, pelayanan hadir langsung di 𝐃𝐞𝐬𝐚 𝐁𝐞𝐫𝐢𝐧𝐠𝐢𝐧 𝐌𝐮𝐥𝐲𝐚, Kecamatan 𝐓𝐞𝐥𝐮𝐤 𝐁𝐞𝐥𝐞𝐧𝐠𝐤𝐨𝐧𝐠, memastikan masyarakat tidak lagi dipaksa mengorbankan waktu dan biaya hanya untuk mendapatkan hak administrasi kependudukan.


Program ini bukan sekadar pelayanan keliling. Ini adalah pernyataan bahwa birokrasi harus bergerak mengikuti kebutuhan rakyat, bukan sebaliknya. KTP elektronik, Kartu Keluarga, KIA, akta kelahiran, hingga akta kematian dapat diurus langsung secara gratis, sekaligus memperkenalkan aplikasi 𝐀𝐃𝐈𝐍𝐃𝐀 sebagai langkah menuju pelayanan yang lebih modern.


Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Indragiri Hilir, 𝐌𝐞𝐢𝐳𝐚 𝐇𝐚𝐫𝐝𝐢, S.Sos, menegaskan bahwa pelayanan publik tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat.


"Kami ingin mengubah cara pandang terhadap pelayanan publik. Masyarakat tidak boleh terus dibebani jarak dan keterbatasan akses. Pemerintah yang baik adalah pemerintah yang datang lebih dulu sebelum rakyat mengeluh. JEBOL ADMINDUK adalah bukti bahwa pelayanan harus bergerak, menyapa, dan memastikan setiap hak warga negara benar-benar terpenuhi."


Ia menambahkan bahwa dokumen kependudukan bukan sekadar lembaran kertas, melainkan pintu masuk bagi masyarakat untuk memperoleh berbagai layanan negara, mulai dari pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga perlindungan hukum.


"Jangan biarkan satu pun warga kehilangan haknya hanya karena administrasi. Negara hadir untuk mempermudah, bukan mempersulit. Karena ukuran keberhasilan pemerintah bukan seberapa megah kantornya, melainkan seberapa dekat pelayanannya dengan rakyat."


Melalui JEBOL ADMINDUK, Disdukcapil Kabupaten Indragiri Hilir mengirimkan pesan yang tegas: pelayanan publik tidak boleh berhenti di balik meja. Ia harus berani turun ke lapangan, menembus batas geografis, dan membuktikan bahwa kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat.(𝐓𝐡𝐨𝐧𝐤)

Komentar

Tampilkan

Terkini