Gardamedia.co.id. Indragiri Hilir, Riau 1 Juli 2026 - Kabupaten Kuantan Singingi tengah menjadi sorotan nasional setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.
Di saat perhatian publik tertuju pada kasus tersebut, data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) justru memperlihatkan fakta lain yang menarik.
Berdasarkan LHKPN per 31 Desember 2025, Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, melaporkan total harta kekayaan sebesar Rp2.010.000.000. Jumlah tersebut menjadikannya sebagai bupati dengan harta kekayaan paling sedikit di antara 10 bupati yang memimpin kabupaten di Provinsi Riau.
Kontras pun muncul. Di satu sisi, Kuansing menjadi perhatian publik akibat OTT KPK yang masih dalam proses hukum. Di sisi lain, data resmi LHKPN menunjukkan Suhardiman merupakan kepala daerah dengan nilai kekayaan paling rendah dibandingkan rekan-rekannya di Riau. Dua fakta ini sama-sama menyita perhatian masyarakat, namun memiliki konteks yang berbeda dan tidak dapat disamakan.
Berikut daftar harta kekayaan para bupati di Riau berdasarkan LHKPN:
1. Bupati Rokan Hilir, Bistamam: Rp43.558.604.889
2. Bupati Bengkalis, Kasmarni: Rp13.540.643.709
3. Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto: Rp12.377.607.183
4. Bupati Pelalawan, Zukri: Rp8.824.500.000
5. Bupati Indragiri Hilir, Herman: Rp5.791.256.420
6. Bupati Kampar, Ahmad Yuzar: Rp4.602.178.940
7. Bupati Siak, Afni Z: Rp3.740.000.000
8. Bupati Kepulauan Meranti, Asmar: Rp3.547.100.000
9. Bupati Rokan Hulu, Anton: Rp2.084.369.374
10. Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby: Rp2.010.000.000
Publik kini menunggu perkembangan proses hukum yang ditangani KPK sekaligus mengamati bagaimana transparansi penyelenggara negara tercermin melalui LHKPN.
Besarnya ataupun kecilnya nilai kekayaan bukanlah ukuran seseorang bersalah atau tidak, karena hal tersebut ditentukan melalui proses hukum yang berlaku.
Sementara itu, KPK menyatakan OTT di Kuansing masih terus dikembangkan dan mengimbau pihak-pihak terkait untuk bersikap kooperatif. (Thonk)
