Gardamedia.co.id. INDRAGIRI HILIR 30 Agustus 2026 — Lagi-lagi sungai meminta korban. Kali ini, Arbain (32), warga Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), harus berhadapan dengan buaya saat mencari ketam di Sungai Selat Bantal Besar, Desa Selat Nama, Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Arbain, seorang nelayan yang berdomisili di Jalan Taman Murni Jembatan 2, berangkat seorang diri pada Sabtu malam sekitar pukul 21.00 WIB untuk mencari ketam. Aktivitas mencari nafkah berlangsung hingga pagi. Namun, ketika hendak mengambil parang miliknya yang terjatuh ke dalam sungai, seekor buaya tiba-tiba menerkam kaki kanannya.
Dalam situasi yang nyaris mempertaruhkan nyawa, Arbain melawan dan berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan pada pohon di sekitar lokasi. Beruntung, buaya tersebut kemudian melepaskan gigitannya. Dengan kaki terluka, Arbain naik ke pompong, menutup luka menggunakan kain, kemudian menghidupkan pompong untuk kembali menuju rumah.
Setibanya di sungai dekat kediamannya, korban berteriak meminta pertolongan. Warga yang mendengar teriakan tersebut segera memberikan bantuan dan membawa Arbain ke Puskesmas Kuala Enok. Korban mengalami luka gigitan pada kaki kanan dan direncanakan mendapatkan rujukan ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk penanganan lebih lanjut.
Peristiwa ini bukan sekadar kecelakaan di sungai. Bagi masyarakat pesisir dan kawasan perairan, sungai merupakan bagian dari kehidupan sekaligus sumber penghidupan. Karena itu, aspek keselamatan tidak boleh diletakkan sebagai persoalan yang ditangani setelah terjadi korban.
Masih tingginya aktivitas masyarakat di sungai, terutama pada malam hingga pagi hari, harus menjadi perhatian bersama. Keberadaan buaya di wilayah perairan tertentu merupakan risiko nyata yang membutuhkan kewaspadaan sekaligus langkah mitigasi.
Pemerintah desa bersama pihak terkait diharapkan tidak berhenti pada imbauan, tetapi memperkuat sosialisasi, pemetaan wilayah rawan, pemasangan tanda peringatan, serta langkah mitigasi di lokasi yang diketahui menjadi habitat atau tempat kemunculan buaya.
Masyarakat yang beraktivitas di sungai juga diminta meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat mencari ikan, ketam, maupun melakukan aktivitas lainnya pada waktu yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi. (π»ππππ)
