Iklan

141 Calon Jamaah Haji Inhil Ikuti Manasik Terintegrasi, Fokuskan Persiapan Menuju Tanah Suci. Bupati Inhil H. Herman: "Jamaah Di Harapkan Ikuti dengan Sungguh-sungguh".

Selasa, 27 Januari 2026, 14.06 WIB Last Updated 2026-01-27T07:36:43Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



Tembilahan – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi (Rayon I) Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, Selasa (27/2/2026) pagi. Pembukaan dilakukan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, H. Muamar Gaddafi, yang mewakili Bupati Inhil, bertempat di Masjid Jami’ Al Ghulam, Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan.


Kegiatan manasik haji ini diikuti oleh 141 calon jamaah haji yang berasal dari empat kecamatan, yakni Tembilahan, Batang Tuaka, Gaung, dan Gaung Anak Serka (GAS). Program bimbingan akan berlangsung secara berkelanjutan mulai 27 April hingga 30 Januari 2026 sebagai bagian dari upaya pembinaan intensif bagi para jamaah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Inhil, perwakilan Kementerian Agama Inhil, Kabag Kesra Setda Inhil, Camat Tembilahan beserta unsur Forkopimcam, para pembimbing manasik haji, serta seluruh calon jamaah haji peserta manasik.


Manasik haji terintegrasi ini bertujuan untuk memantapkan pengetahuan dan pemahaman jamaah terkait tata cara pelaksanaan ibadah haji, mulai dari rukun, wajib, hingga sunnah haji, agar seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan benar, tertib, dan sesuai tuntunan syariat.


Dalam sambutan tertulis Bupati Inhil yang dibacakan oleh Staf Ahli, ditegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan spiritual yang menuntut kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, dan kebersamaan.


“Oleh karena itu, para calon jamaah haji diharapkan mengikuti seluruh rangkaian manasik dengan sungguh-sungguh, memperhatikan setiap materi yang disampaikan, serta tidak ragu untuk bertanya apabila ada hal yang belum dipahami,” demikian pesan Bupati.


Bupati juga menyampaikan bahwa para calon jamaah haji merupakan orang-orang terpilih yang mendapatkan kesempatan mulia menjadi tamu Allah SWT di Tanah Suci. Kesempatan tersebut diharapkan dapat disyukuri dan dimanfaatkan sebaik mungkin, baik dalam persiapan ibadah maupun dalam menjaga akhlak dan kebersamaan.


Selain itu, para jamaah juga diimbau untuk menjaga kesehatan fisik dan mental, mempersiapkan diri sejak dini, serta membangun kesiapan mental dan spiritual agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat dijalani dengan lancar dan memperoleh predikat haji yang mabrur.




 (Thonk)

Komentar

Tampilkan

Terkini