Gardamedia.co.id, TEMBILAHAN – Semangat meraih keutamaan ibadah di Bulan Suci Ramadan menjadi landasan utama Tim Penggerak PKK Indragiri Hilir dalam memprakarsai kegiatan Pesantren Kilat Ramadan. Program keagamaan tersebut resmi digelar pada pekan pertama Ramadan di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan, Sabtu 21/2/2026 pagi, bertepatan dengan 3 Ramadan 1447 H. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dibuka langsung oleh Bupati Inhil H. Herman.
Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan Salat Dhuha dan Salat Tasbih berjemaah, dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim/piatu, lansia, serta kaum dhuafa sebagai wujud kepedulian sosial di bulan penuh berkah.
Dalam sambutannya, Bupati Inhil menyampaikan apresiasi atas inisiatif penyelenggaraan Pesantren Kilat yang dinilai mampu memperkuat nilai spiritual masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadan.
“Fadhilah Salat Dhuha tidak hanya berkaitan dengan kelapangan rezeki, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan dan kebugaran tubuh. Begitu pula Salat Tasbih, yang minimal sekali seumur hidup dianjurkan untuk dilaksanakan karena keutamaannya sebagai penggugur dosa,” ujarnya.
Program Pesantren Kilat ini menjadi agenda rutin tahunan yang dilaksanakan TP. PKK Inhil bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan dan Gabungan Organisasi Wanita, serta difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.
Ketua TP. PKK Inhil Katerina Susanti menjelaskan, kegiatan tersebut sengaja dilaksanakan secara bergilir di berbagai masjid agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Pekan ini kita di Al-Huda, Sabtu depan di Masjid Darul Hikmah Batang Tuaka, dan selanjutnya di Masjid Jalan Trimas.
Perpindahan lokasi bertujuan mengajak lebih banyak masyarakat memanfaatkan Ramadan untuk meningkatkan amaliah serta memperbaiki kualitas diri, sehingga puasa tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan haus,” jelasnya.
Selain Pesantren Kilat, optimalisasi ibadah Ramadan juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan lainnya. Di antaranya pembagian takjil setiap Jumat petang bersama organisasi wanita se- Inhil, santunan bagi yatim, lansia, dan dhuafa yang bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional, serta pelaksanaan khataman Al-Qur’an.
Kegiatan kemudian ditutup dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Effendi LC, yang menekankan bahwa puasa bukan sekadar ibadah ritual, melainkan sarana pengendalian diri dari kemaksiatan sekaligus penanaman rasa empati dan kepedulian terhadap sesama.
Melalui rangkaian kegiatan ini, TP. PKK Inhil berharap Ramadan menjadi momentum memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah, serta membangun masyarakat yang lebih religius dan berdaya sosial di Kabupaten Indragiri Hilir.(Thonk).
