Gardamedia.co.id, TEMBILAHAN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam mendorong reformasi pelayanan publik kembali mendapat perhatian. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indragiri Hilir menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Senin (16/03/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda strategis dalam memperkuat kualitas pelayanan administrasi kependudukan di daerah, sekaligus menggali berbagai inovasi pelayanan publik yang telah diterapkan oleh Disdukcapil Inhil.
Rombongan Komisi I DPRD Tanjung Jabung Barat disambut langsung oleh Kepala Disdukcapil Kabupaten Indragiri Hilir, Meiza Hardi, S.Sos, bersama jajaran pejabat di lingkungan Disdukcapil.
Dalam pemaparannya, Meiza Hardi menegaskan bahwa transformasi pelayanan kependudukan merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah dalam menjawab tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, transparan, dan berbasis teknologi.
Salah satu inovasi yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut adalah Aplikasi ADINDA, sebuah platform layanan digital yang dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai layanan administrasi kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan.
“Aplikasi ADINDA merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan sistem ini, masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan secara lebih praktis dan terintegrasi,” ujar Meiza.
Sementara itu, Pimpinan Komisi I DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, H. Assek, SE, menyampaikan bahwa kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk menyerap berbagai praktik baik yang telah diterapkan oleh Disdukcapil Inhil.
Menurutnya, inovasi pelayanan seperti yang dikembangkan melalui Aplikasi ADINDA menjadi referensi penting dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
“Kami melihat Disdukcapil Inhil telah melakukan langkah progresif dalam membangun sistem pelayanan kependudukan yang modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Inovasi seperti ini tentu sangat relevan untuk menjadi referensi dalam penguatan pelayanan publik di daerah kami,” ungkapnya.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana dialog konstruktif tersebut juga diisi dengan sesi diskusi dan pertukaran gagasan mengenai strategi penguatan sistem pelayanan administrasi kependudukan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Kunjungan kerja ini diharapkan tidak hanya menjadi forum berbagi pengalaman, tetapi juga memperkuat sinergi antar daerah dalam membangun tata kelola pelayanan publik yang semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(Thonk)

