Iklan

Drama Dini Hari. Polisi Grebek Rumah, Sabu dan Uang Tunai Disita.

Senin, 20 April 2026, 14.01 WIB Last Updated 2026-04-20T07:01:40Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 


Gardamedia.co.id, Tembilahan, Riau, 20 April 2026 — Ini bukan sekadar penangkapan. Ini alarm keras bahwa narkoba tak lagi bersembunyi, ia hidup, berdenyut, dan bertransaksi di tengah pemukiman warga. Senyap, tapi mematikan.


Seorang pria berinisial S alias S (32) akhirnya tak berkutik saat tim Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir menerobos masuk ke kediamannya, Senin dini hari (20/4/2026) pukul 01.50 WIB.


Lokasi yang selama ini dicurigai warga di Jalan Tanjung Harapan, Lorong Tanjung Uban, Kelurahan Sungai Beringin terbukti bukan sekadar rumah biasa, melainkan titik edar narkotika.


Pengungkapan ini berawal dari keresahan warga yang tak lagi bisa menahan diam. Aktivitas mencurigakan, keluar-masuk orang di jam tak wajar, hingga dugaan transaksi terselubung, semuanya mengarah pada satu titik.


Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., melalui Kasatres Narkoba menegaskan bahwa laporan masyarakat menjadi kunci.


“Informasi sudah kami kantongi. Ini bukan isu baru. Tim langsung bergerak setelah memastikan target,” tegas AKP Adam Effendi.


Penggerebekan yang disaksikan warga membuka tabir yang selama ini hanya jadi bisik-bisik. Petugas menemukan: 17,26 gram sabu (berat kotor) dalam plastik bening

Uang tunai Rp300.000 diduga hasil transaksi

1 unit HP Realme 5i, alat komunikasi yang tak sekadar untuk berbincang.


Lebih mencengangkan, hasil tes urine menunjukkan tersangka positif narkotika. Artinya, lingkaran ini bukan hanya soal jual-beli, tetapi juga konsumsi aktif.


Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka tidak berdiri di posisi lemah. Ia diduga kuat sebagai pengedar aktif, sebuah peran strategis dalam rantai distribusi narkotika.


Tersangka kini dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika

Juncto Pasal 609 Ayat (2) huruf a UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.


Ancaman berat sudah di depan mata. Namun publik bertanya, "apakah penangkapan ini akan berhenti pada satu nama, atau berani menelusuri hingga ke akar..?.


Polres Indragiri Hilir memastikan kasus ini tidak berhenti di sini. Pengembangan akan dilakukan. Nama-nama lain bisa saja muncul.

Dan di sinilah ujian sebenarnya, "apakah ini sekadar penangkapan rutin, atau awal dari pembongkaran besar-besaran".

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak lagi menjadi penonton.


“Jangan beri ruang bagi narkoba. Informasi sekecil apa pun sangat berarti,” tegas pihak kepolisian.


Karena satu hal yang pasti, narkoba tidak tumbuh sendirian, ia hidup karena ada yang membiarkan. (THONK)

Komentar

Tampilkan

Terkini