Iklan

Kalaksa BPBD R. Arliansah Dampingi Bupati Inhil Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Pulau Kijang

Minggu, 12 April 2026, 18.45 WIB Last Updated 2026-04-12T11:45:03Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 


Gardamedia.co.id, RETEH, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menunjukkan komitmennya dalam penanganan bencana dengan turun langsung ke lokasi kebakaran di Pasar Bom, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Minggu (12/4/2026).



Bupati Inhil, H. Herman, didampingi Kepala Pelaksana BPBD Inhil, R. Arliansah, hadir untuk menyalurkan bantuan sekaligus memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak.


Kebakaran yang terjadi pada 8 April 2026 tersebut mengakibatkan kerusakan signifikan. Berdasarkan data Pemerintah Kecamatan Reteh, sebanyak 84 bangunan hangus terbakar dan 17 bangunan mengalami kerusakan berat. Total 61 Kepala Keluarga atau 190 jiwa terdampak dan kehilangan tempat tinggal serta harta benda.


Dalam kunjungan tersebut, pemerintah daerah menyalurkan berbagai bantuan yang merupakan hasil sinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi, di antaranya BNPB, BPBD Provinsi Riau, serta Dinas Sosial.


Bantuan yang diberikan meliputi:

Pangan dan logistik: beras 2,5 ton, minyak goreng, mie instan, serta paket gula, susu, dan ikan kaleng.


Hunian darurat: matras, selimut, terpal, kain sarung, dan lampu lentera.


Kesehatan dan sandang: paket hygiene care, pempers, pakaian olahraga, serta pakaian layak pakai melalui program “Sekail Umpan”.


Selain bantuan logistik, pemerintah juga menyalurkan bantuan uang tunai melalui Baznas Inhil sebesar Rp168.000.000 untuk membantu kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.


Bupati Herman menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan dukungan maksimal dalam proses penanganan dan pemulihan pascabencana.


“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Kami juga mengajak seluruh pihak, termasuk dunia usaha dan masyarakat luas, untuk bersama-sama membantu proses pemulihan,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Inhil, R. Arliansah, menegaskan bahwa pihaknya telah bergerak cepat sejak awal kejadian.


“Sejak hari pertama, BPBD bersama tim terkait langsung melakukan penanganan darurat dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Kami juga terus mengawal distribusi bantuan agar tepat sasaran,” jelasnya.


Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan bencana.


“Kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah berjalan dengan baik. Hal ini memungkinkan penanganan dilakukan secara lebih efektif dan terkoordinasi,” tambahnya.


Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir memastikan bahwa upaya penanganan tidak berhenti pada tahap darurat, tetapi akan terus berlanjut hingga proses pemulihan dan pembangunan kembali bagi masyarakat terdampak.(Thonk)

Komentar

Tampilkan

Terkini