Iklan

Modus Busuk Terbongkar, Puluhan Ton Bawang Ilegal Digulung Deninteldam.

Rabu, 01 April 2026, 21.34 WIB Last Updated 2026-04-01T14:34:13Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 


Gardamedia.co.id, Inhil, 1 April 2026 — Negara menunjukkan taringnya. Upaya penyelundupan pangan ilegal kembali dipatahkan tanpa kompromi. 


Detasemen Intelijen Kodam XIX/Tuanku Tambusai (Deninteldam XIX/TT) menyikat habis peredaran komoditas gelap dengan menyerahkan 48,39 ton bawang dan cabai ilegal ke Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Riau untuk dimusnahkan.


Penyerahan dilakukan di Gudang Satuan Pelayanan Pelabuhan Laut Tembilahan, dipimpin langsung Kapten Arh. Tumpal Purba. Hadir pula Kepala Balai Karantina Riau, Abdur Rohman, yang memastikan proses hukum dan karantina berjalan tanpa celah.


Kasus ini bermula dari pengamanan kapal KM Anisa 89 GT 33 yang mencoba “menyelundupkan” bawang dan cabai kering tanpa dokumen resmi dari Tanjung Pinang. 


Modus lama, tapi kali ini terbongkar telak. Aparat menemukan manipulasi data yang mencolok antara dokumen dan muatan sebenarnya.


“Di atas kertas hanya 32 ton. Faktanya..? 48,39 ton. Ini bukan sekadar pelanggaran, ini permainan kotor,” tegas Kapten Tumpal.


Rincian barang bukti menunjukkan skala besar praktik ilegal ini: bawang merah 40,06 ton, bawang putih 4,4 ton, bawang bombai 3,56 ton, dan cabai merah kering 0,37 ton. Seluruhnya kini diamankan dan menunggu proses pemusnahan.


Kepala Balai Karantina Riau menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi barang ilegal beredar di masyarakat. Proses pendalaman juga terus dilakukan untuk membongkar jaringan di balik distribusi gelap ini.


Langkah keras ini bukan tanpa alasan. Peredaran komoditas ilegal bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga menghantam petani lokal, merusak harga pasar, dan mengancam stabilitas ekonomi daerah.


Pesannya jelas, "negara tidak akan tinggal diam. Siapa pun yang bermain di jalur ilegal, bersiaplah berhadapan dengan tindakan tegas tanpa kompromi".(Thonk)

Komentar

Tampilkan

Terkini