Iklan

RSUD Raja Musa Terus Berbenah di Bawah Kepemimpinan dr. Ronny Lesmana, Fokus pada Pelayanan dan Tata Kelola yang Akuntabel

Minggu, 07 Juni 2026, 09.03 WIB Last Updated 2026-06-07T02:03:01Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 


Gardamedia.co.id. Sungai Guntung, Inhil, Riau 6 Juni 2026 – Komitmen untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat terus menjadi prioritas utama RSUD Raja Musa Sungai Guntung di bawah kepemimpinan Direktur, dr. Ronny Lesmana.


Sejak resmi menjabat pada November 2023, berbagai langkah pembenahan telah dilakukan guna memperkuat kapasitas rumah sakit sebagai fasilitas layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Indragiri Hilir bagian utara. 


Selama periode kepemimpinannya, tidak terdapat catatan maupun laporan resmi yang berkaitan dengan kasus korupsi, dugaan tindak pidana, kelalaian medis, ataupun dugaan mark up pengadaan alat kesehatan yang melibatkan manajemen rumah sakit maupun direkturnya.


Fokus utama yang dibangun adalah memperkuat sistem pelayanan, meningkatkan kualitas sumber daya kesehatan, serta memastikan tata kelola rumah sakit berjalan sesuai dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.


Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memastikan pengelolaan limbah medis B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku melalui kerja sama dengan pihak penyedia jasa resmi dan berizin. Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menjaga keselamatan lingkungan sekaligus melindungi kesehatan masyarakat.


Di bidang pelayanan medis, RSUD Raja Musa juga berhasil menambah sejumlah dokter spesialis di berbagai bidang strategis, seperti spesialis kandungan, anak, bedah, anestesi, radiologi, dan penyakit dalam. Kehadiran tenaga medis tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat sekaligus mengurangi kebutuhan rujukan pasien ke luar wilayah.


Manajemen rumah sakit juga terus mendorong keterbukaan informasi dan partisipasi publik melalui penyediaan saluran aspirasi masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk membangun pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan warga.


Terkait pengelolaan anggaran dan pengadaan alat kesehatan, seluruh proses dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah, termasuk melalui sistem e-katalog. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat transparansi dan meminimalkan potensi penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa.


Berdasarkan data audit yang tersedia, temuan yang pernah tercatat dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Riau berkaitan dengan aspek administratif pengelolaan persediaan obat yang telah berlangsung sejak tahun 2020. Temuan tersebut tidak berkaitan dengan dugaan korupsi ataupun penyimpangan pengadaan alat kesehatan.


Manajemen RSUD Raja Musa memandang bahwa pengawasan publik merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola yang baik. Oleh karena itu, setiap masukan, kritik, dan saran dari masyarakat akan terus dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih baik dari waktu ke waktu.


Ke depan, RSUD Raja Musa berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan, memperkuat pelayanan medis, serta menjaga kepercayaan masyarakat melalui kinerja yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi seluruh masyarakat pesisir Indragiri Hilir.(Thonk)

Komentar

Tampilkan

Terkini