Gardamedia.co.id. Kuansing, 29 Juni 2026 - Kabupaten Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya daerah dengan menampilkan simbol-simbol Tradisi Semah Laut pada Pawai Perahu Hias rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (27/6).
Melalui penampilan ancak yang digantung di pohon pinggir pantai, jong berbentuk perahu layar yang dihanyutkan ke laut, hingga kepala semah yang ditancapkan di alur, Inhil memperkenalkan kekayaan budaya masyarakat pesisir yang sarat dengan nilai sejarah, kearifan lokal, dan spiritualitas.
Kehadiran perahu bertema Semah Laut yang mengelilingi Sungai Kuantan bersama perwakilan kabupaten/kota se-Provinsi Riau menjadi simbol bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga pada upaya menjaga identitas budaya dan memperkuat karakter masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, Tantawi Jauhari, menegaskan bahwa kegiatan budaya seperti ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan dan menumbuhkan rasa bangga terhadap tradisi daerah.
"Semakin kita mengenal budaya sendiri, semakin kuat pula rasa memiliki dan tanggung jawab kita untuk merawat serta melestarikannya sebagai warisan bagi generasi mendatang," ujarnya.
Tradisi Semah Laut sendiri merupakan bentuk ikhtiar dan doa masyarakat pesisir kepada Allah SWT agar diberikan keselamatan, keberkahan, serta rezeki yang melimpah dalam menjalani kehidupan sebagai masyarakat maritim.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Semah Laut sejalan dengan semangat MTQ, yakni menguatkan keimanan, meningkatkan ketakwaan, serta mengajak masyarakat untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Karena itu, pelestarian budaya dan penguatan nilai-nilai keagamaan harus terus berjalan beriringan sebagai fondasi dalam membangun masyarakat yang maju, berbudaya, dan religius. (Thonk)

