Iklan

𝑲𝒂𝒔𝒂𝒕 𝑷𝒐𝒍 𝑷𝑷 𝑰𝒏𝒉𝒊𝒍 𝑨𝒏𝒈𝒌𝒂𝒕 𝑩𝒊𝒄𝒂𝒓𝒂 𝑺𝒐𝒂𝒍 𝑼𝒏𝒈𝒈𝒂𝒉𝒂𝒏 𝑽𝒊𝒓𝒂𝒍 𝑻𝒆𝒓𝒌𝒂𝒊𝒕 𝑨𝒏𝒄𝒂𝒎𝒂𝒏 𝑴𝒐𝒏𝒚𝒆𝒕. 𝑨𝒉𝒎𝒂𝒅 𝑯𝒖𝒔𝒂𝒊𝒓𝒊, "𝑲𝒆𝒔𝒆𝒍𝒂𝒎𝒂𝒕𝒂𝒏 𝑴𝒂𝒔𝒚𝒂𝒓𝒂𝒌𝒂𝒕 𝑨𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉 𝑷𝒓𝒊𝒐𝒓𝒊𝒕𝒂𝒔, 𝑷𝒆𝒏𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏𝒂𝒏 𝑯𝒂𝒓𝒖𝒔 𝑩𝒆𝒓𝒅𝒂𝒔𝒂𝒓𝒌𝒂𝒏 𝑲𝒆𝒘𝒆𝒏𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏."

Rabu, 05 Agustus 2026, 20.15 WIB Last Updated 2026-08-05T13:15:56Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


𝑮𝒂𝒓𝒅𝒂𝒎𝒆𝒅𝒊𝒂.𝒄𝒐.𝒊𝒅. Tembilahan 𝟓 𝑨𝒈𝒖𝒔𝒕𝒖𝒔 𝟐𝟎𝟐𝟔 – Menyikapi unggahan status yang dibuat oleh saudara 𝑷𝒐𝒆𝒕𝒆𝒓𝒂 𝑩𝒂𝒉𝒂𝒓𝒊𝒆 di grup Facebook 100.000 Dukungan Tuntutan Perbaikan Kinerja PEMDA INHIL yang berbunyi, "𝑱𝒊𝒌𝒂 𝒂𝒌𝒕𝒊𝒗𝒊𝒕𝒂𝒔 𝒔𝒆𝒌𝒐𝒍𝒂𝒉 𝒅𝒊𝒍𝒊𝒃𝒖𝒓𝒌𝒂𝒏 𝒌𝒂𝒓𝒆𝒏𝒂 𝒂𝒅𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒂𝒏𝒄𝒂𝒎𝒂𝒏 𝒎𝒐𝒏𝒚𝒆𝒕, 𝒃𝒖𝒂𝒕 𝒂𝒑𝒂 𝒂𝒅𝒂 𝑺𝒂𝒕𝒑𝒐𝒍 𝑷𝑷 𝒔𝒆𝒃𝒂𝒏𝒚𝒂𝒌 𝒊𝒕𝒖 𝒑𝒆𝒓𝒔𝒐𝒏𝒆𝒍𝒏𝒚𝒂."


Unggahan tersebut sontak mematik beragam komentar dari warganet yang seolah-olah menyudutkan sebuah instansi pemerintah yang bernama Satpol PP, bahwasanya mereka hanya berdiam diri saja tanpa adanya keikutsertaan dalam permasalahan ini. 


Menanggapi hal tersebut, Kasat Pol PP Kabupaten Indragiri Hilir, 𝑨𝒉𝒎𝒂𝒅 𝑯𝒖𝒔𝒂𝒊𝒓𝒊, 𝑺.𝑺𝒐𝒔., 𝑴𝑴, menyampaikan bahwa pihaknya menghormati setiap kritik dan masukan yang disampaikan masyarakat sebagai bagian dari proses demokrasi dan pengawasan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.


"𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒎𝒆𝒏𝒈𝒉𝒐𝒓𝒎𝒂𝒕𝒊 𝒔𝒆𝒕𝒊𝒂𝒑 𝒌𝒓𝒊𝒕𝒊𝒌 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒔𝒂𝒎𝒑𝒂𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒎𝒂𝒔𝒚𝒂𝒓𝒂𝒌𝒂𝒕, 𝒕𝒆𝒓𝒎𝒂𝒔𝒖𝒌 𝒖𝒏𝒈𝒈𝒂𝒉𝒂𝒏 𝒔𝒂𝒖𝒅𝒂𝒓𝒂 𝑷𝒐𝒆𝒕𝒆𝒓𝒂 𝑩𝒂𝒉𝒂𝒓𝒊𝒆. 𝑵𝒂𝒎𝒖𝒏 𝒑𝒆𝒓𝒍𝒖 𝒅𝒊𝒑𝒂𝒉𝒂𝒎𝒊 𝒃𝒂𝒉𝒘𝒂 𝒑𝒆𝒏𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏𝒂𝒏 𝒔𝒂𝒕𝒘𝒂 𝒍𝒊𝒂𝒓, 𝒕𝒆𝒓𝒎𝒂𝒔𝒖𝒌 𝒎𝒐𝒏𝒚𝒆𝒕 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒆𝒓𝒑𝒐𝒕𝒆𝒏𝒔𝒊 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒂𝒉𝒂𝒚𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒘𝒂𝒓𝒈𝒂, 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒎𝒂𝒕𝒂-𝒎𝒂𝒕𝒂 𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊 𝒌𝒆𝒘𝒆𝒏𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏 𝑺𝒂𝒕𝒑𝒐𝒍 𝑷𝑷. 𝑷𝒆𝒏𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂 𝒎𝒆𝒍𝒊𝒃𝒂𝒕𝒌𝒂𝒏 𝒌𝒐𝒐𝒓𝒅𝒊𝒏𝒂𝒔𝒊 𝒍𝒊𝒏𝒕𝒂𝒔 𝒊𝒏𝒔𝒕𝒂𝒏𝒔𝒊 𝒔𝒆𝒔𝒖𝒂𝒊 𝒂𝒕𝒖𝒓𝒂𝒏 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒆𝒓𝒍𝒂𝒌𝒖," 𝒖𝒋𝒂𝒓 𝑯𝒖𝒔𝒂𝒊𝒓𝒊, Rabu 5/8/2026.


Keputusan meliburkan sementara aktivitas sekolah adalah kewenangan dari Dinas pendidikan kab inhil, dan surat edaran tersebut pun hanya diperuntukkan pada sekolah-sekolah yang berada di Zona merah, agar siswa-siswi terhindar dari serangan monyet liar. Dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan peserta didik, guru, dan masyarakat di sekitar lokasi yang terdampak. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah daerah dalam mencegah risiko yang lebih besar.


𝑨𝒉𝒎𝒂𝒅 𝑯𝒖𝒔𝒂𝒊𝒓𝒊 juga membantah anggapan bahwa personel Satpol PP tidak bekerja maksimal. Ia menegaskan bahwa seluruh personel tetap menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing, mulai dari penegakan peraturan daerah, pengamanan aset pemerintah, pengamanan kegiatan pemerintahan, hingga mendukung berbagai operasi terpadu bersama TNI, Polri, BPBD, dan instansi teknis lainnya, seperti yang terjadi pada situasi saat ini. 


"𝑱𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝒑𝒆𝒓𝒔𝒐𝒏𝒆𝒍 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒃𝒊𝒔𝒂 𝒅𝒊𝒖𝒌𝒖𝒓 𝒉𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒔𝒂𝒕𝒖 𝒋𝒆𝒏𝒊𝒔 𝒑𝒆𝒏𝒖𝒈𝒂𝒔𝒂𝒏. 𝑺𝒂𝒕𝒑𝒐𝒍 𝑷𝑷 𝒎𝒆𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌𝒊 𝒕𝒂𝒏𝒈𝒈𝒖𝒏𝒈 𝒋𝒂𝒘𝒂𝒃 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒍𝒖𝒂𝒔 𝒅𝒂𝒏 𝒕𝒆𝒓𝒖𝒔 𝒃𝒆𝒌𝒆𝒓𝒋𝒂 𝒅𝒊 𝒍𝒂𝒑𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒕𝒊𝒂𝒑 𝒉𝒂𝒓𝒊. 𝑫𝒂𝒍𝒂𝒎 𝒔𝒊𝒕𝒖𝒂𝒔𝒊 𝒔𝒆𝒑𝒆𝒓𝒕𝒊 𝒊𝒏𝒊, 𝒌𝒂𝒎𝒊 𝒋𝒖𝒈𝒂 𝒔𝒊𝒂𝒑 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒂𝒏𝒕𝒖 𝒑𝒆𝒏𝒈𝒂𝒎𝒂𝒏𝒂𝒏 𝒅𝒂𝒏 𝒑𝒆𝒏𝒈𝒆𝒏𝒅𝒂𝒍𝒊𝒂𝒏 𝒔𝒊𝒕𝒖𝒂𝒔𝒊 𝒔𝒆𝒔𝒖𝒂𝒊 𝒌𝒆𝒘𝒆𝒏𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒃𝒆𝒓𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒌𝒆𝒑𝒂𝒅𝒂 𝒌𝒂𝒎𝒊," 𝒕𝒆𝒈𝒂𝒔𝒏𝒚𝒂. 


𝑨𝒉𝒎𝒂𝒅 𝑯𝒖𝒔𝒂𝒊𝒓𝒊 mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak saling menyalahkan, melainkan memperkuat kolaborasi dalam menghadapi persoalan yang menyangkut kepentingan publik.


"𝒀𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒃𝒖𝒕𝒖𝒉𝒌𝒂𝒏 𝒔𝒂𝒂𝒕 𝒊𝒏𝒊 𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒌𝒆𝒓𝒋𝒂 𝒔𝒂𝒎𝒂, 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏 𝒔𝒂𝒍𝒊𝒏𝒈 𝒎𝒆𝒏𝒚𝒖𝒅𝒖𝒕𝒌𝒂𝒏. 𝑷𝒆𝒎𝒆𝒓𝒊𝒏𝒕𝒂 𝒅𝒂𝒆𝒓𝒂𝒉 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎 𝒉𝒂𝒍 𝒊𝒏𝒊 𝒌𝒂𝒎𝒊 𝑺𝒂𝒕𝒑𝒐𝒍 𝑷𝑷 𝒕𝒆𝒓𝒃𝒖𝒌𝒂 𝒕𝒆𝒓𝒉𝒂𝒅𝒂𝒑 𝒌𝒓𝒊𝒕𝒊𝒌, 𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑𝒊 𝒎𝒂𝒓𝒊 𝒌𝒊𝒕𝒂 𝒃𝒂𝒏𝒈𝒖𝒏 𝒌𝒓𝒊𝒕𝒊𝒌 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒔𝒆𝒓𝒕𝒂𝒊 𝒔𝒐𝒍𝒖𝒔𝒊 𝒅𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒎𝒂𝒏𝒈𝒂𝒕 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒎𝒆𝒎𝒑𝒆𝒓𝒃𝒂𝒊𝒌𝒊 𝒌𝒆𝒂𝒅𝒂𝒂𝒏 𝒃𝒆𝒓𝒔𝒂𝒎𝒂," 𝒑𝒖𝒏𝒈𝒌𝒂𝒔 𝑲𝒂𝒔𝒂𝒕 𝑷𝒐𝒍 𝑷𝑷 𝑰𝒏𝒉𝒊𝒍. 


Pernyataan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih utuh kepada masyarakat mengenai peran Satpol PP dalam sistem pemerintahan daerah, sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam mengutamakan keselamatan warga di tengah situasi yang berkembang. (𝑻𝒉𝒐𝒏𝒌-𝑻𝒉𝒐𝒏𝒌 𝑩𝒍𝒖𝒆𝒔)


Komentar

Tampilkan

Terkini