Iklan

𝑨𝒓𝒊 𝑺𝒚𝒖𝒓𝒊𝒂 𝑨𝒋𝒂𝒌 𝑾𝒂𝒓𝒈𝒂 𝑻𝒆𝒎𝒃𝒊𝒍𝒂𝒉𝒂𝒏 𝑺𝒂𝒕𝒖𝒌𝒂𝒏 𝑳𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂𝒉, 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓𝒌𝒂𝒏 𝑴𝒆𝒓𝒂𝒉 𝑷𝒖𝒕𝒊𝒉 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝑹𝒖𝒎𝒂𝒉 𝑯𝒊𝒏𝒈𝒈𝒂 𝑻𝒆𝒎𝒑𝒂𝒕 𝑼𝒔𝒂𝒉𝒂.

Rabu, 12 Agustus 2026, 19.40 WIB Last Updated 2026-08-12T12:40:39Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 


𝑮𝒂𝒓𝒅𝒂𝒎𝒆𝒅𝒊𝒂.𝒄𝒐.𝒊𝒅. TEMBILAHAN 𝟏𝟐 𝑨𝒈𝒖𝒔𝒕𝒖𝒔 𝟐𝟎𝟐𝟔 — Agustus selalu datang membawa aroma sejarah. Ia mengetuk pintu-pintu rumah, menyapa lorong-lorong kota, dan mengingatkan bahwa kemerdekaan bukan hanya cerita yang dibacakan di podium, melainkan ingatan yang seharusnya berkibar di setiap halaman rumah. Namun di Tembilahan, masih ada tiang-tiang yang berdiri tanpa Merah Putih, masih ada jendela yang belum menyapa langit dengan warna kebangsaan.


Pemandangan itu menjadi perhatian Camat Tembilahan ARI SYURIA, SE, M.Si, yang memilih menjadikan bulan kemerdekaan bukan sekadar kalender tahunan, melainkan ajakan untuk kembali menyalakan rasa memiliki terhadap negeri.


Pada hari Rabu, 12/8/26, bersama jajaran kecamatan, para lurah, RT/RW, dan tokoh masyarakat, Camat Tembilahan terus mengingatkan warga agar mengibarkan Bendera Merah Putih di depan rumah, pertokoan, perkantoran, dan tempat usaha, agar Tembilahan tidak kehilangan denyut kebangsaannya.


"𝑴𝒂𝒔𝒊𝒉 𝒂𝒅𝒂 𝒃𝒆𝒃𝒆𝒓𝒂𝒑𝒂 𝒓𝒖𝒎𝒂𝒉 𝒅𝒂𝒏 𝒕𝒆𝒎𝒑𝒂𝒕 𝒖𝒔𝒂𝒉𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒆𝒍𝒖𝒎 𝒎𝒆𝒎𝒂𝒔𝒂𝒏𝒈 𝑩𝒆𝒏𝒅𝒆𝒓𝒂 𝑴𝒆𝒓𝒂𝒉 𝑷𝒖𝒕𝒊𝒉. 𝑲𝒂𝒓𝒆𝒏𝒂 𝒊𝒕𝒖, 𝒌𝒂𝒎𝒊 𝒕𝒆𝒓𝒖𝒔 𝒎𝒆𝒏𝒈𝒊𝒎𝒃𝒂𝒖 𝒎𝒂𝒔𝒚𝒂𝒓𝒂𝒌𝒂𝒕 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒃𝒆𝒓𝒔𝒂𝒎𝒂-𝒔𝒂𝒎𝒂 𝒎𝒆𝒏𝒚𝒆𝒎𝒂𝒓𝒂𝒌𝒌𝒂𝒏 𝑯𝑼𝑻 𝑹𝑰 𝒌𝒆-𝟖𝟏. 𝑰𝒏𝒊 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏 𝒉𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒕𝒆𝒏𝒕𝒂𝒏𝒈 𝒔𝒆𝒍𝒆𝒎𝒃𝒂𝒓 𝒃𝒆𝒏𝒅𝒆𝒓𝒂, 𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑𝒊 𝒕𝒆𝒏𝒕𝒂𝒏𝒈 𝒑𝒆𝒏𝒈𝒉𝒐𝒓𝒎𝒂𝒕𝒂𝒏 𝒌𝒆𝒑𝒂𝒅𝒂 𝒔𝒆𝒋𝒂𝒓𝒂𝒉 𝒅𝒂𝒏 𝒌𝒆𝒄𝒊𝒏𝒕𝒂𝒂𝒏 𝒌𝒆𝒑𝒂𝒅𝒂 𝒕𝒂𝒏𝒂𝒉 𝒂𝒊𝒓," 𝒖𝒋𝒂𝒓 𝑨𝒓𝒊 𝑺𝒚𝒖𝒓𝒊𝒂. 


Bagi Ari Syuria, Merah Putih bukan sekadar dua warna yang dijahit menjadi kain. Ia adalah jejak darah dan keberanian, doa para ibu, langkah para pejuang, dan harapan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Mengibarkannya adalah cara paling sederhana untuk mengatakan bahwa kemerdekaan masih kita ingat, masih kita syukuri, dan masih ingin kita jaga.


Ia juga mengajak para pelaku usaha untuk ikut mengambil bagian dalam semarak kemerdekaan dengan memasang Bendera Merah Putih, umbul-umbul, dan atribut perjuangan di lingkungan usahanya masing-masing.


"𝑱𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒃𝒊𝒂𝒓𝒌𝒂𝒏 𝒂𝒅𝒂 𝒓𝒖𝒎𝒂𝒉, 𝒕𝒐𝒌𝒐, 𝒂𝒕𝒂𝒖 𝒕𝒆𝒎𝒑𝒂𝒕 𝒖𝒔𝒂𝒉𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑 𝒔𝒖𝒏𝒚𝒊 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝑴𝒆𝒓𝒂𝒉 𝑷𝒖𝒕𝒊𝒉. 𝑴𝒂𝒓𝒊 𝒌𝒊𝒕𝒂 𝒋𝒂𝒅𝒊𝒌𝒂𝒏 𝑻𝒆𝒎𝒃𝒊𝒍𝒂𝒉𝒂𝒏 𝒑𝒆𝒏𝒖𝒉 𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒘𝒂𝒓𝒏𝒂 𝒌𝒆𝒃𝒂𝒏𝒈𝒔𝒂𝒂𝒏. 𝑻𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒔𝒖𝒍𝒊𝒕, 𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑𝒊 𝒎𝒂𝒌𝒏𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒂𝒏𝒈𝒂𝒕 𝒃𝒆𝒔𝒂𝒓," 𝒖𝒄𝒂𝒑𝒏𝒚𝒂. 


Imbauan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”


Sesuai Surat Bupati Indragiri Hilir Nomor 400.14.1.1/326/SETDA-TAPEM/2026, masyarakat diimbau mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak mulai 1 hingga 31 Agustus 2026.


Camat Tembilahan berharap, semakin mendekati hari kemerdekaan, semakin banyak hati yang tergerak dan tangan yang terangkat untuk memasang Merah Putih di depan rumahnya.


"𝑴𝒂𝒓𝒊 𝒌𝒊𝒕𝒂 𝒎𝒖𝒍𝒂𝒊 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒓𝒖𝒎𝒂𝒉 𝒌𝒊𝒕𝒂 𝒔𝒆𝒏𝒅𝒊𝒓𝒊, 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒕𝒆𝒎𝒑𝒂𝒕 𝒖𝒔𝒂𝒉𝒂 𝒌𝒊𝒕𝒂, 𝒅𝒂𝒏 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒍𝒊𝒏𝒈𝒌𝒖𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒌𝒊𝒕𝒂. 𝑩𝒊𝒂𝒓𝒌𝒂𝒏 𝑴𝒆𝒓𝒂𝒉 𝑷𝒖𝒕𝒊𝒉 𝒉𝒂𝒅𝒊𝒓 𝒅𝒊 𝒔𝒆𝒍𝒖𝒓𝒖𝒉 𝒑𝒆𝒏𝒋𝒖𝒓𝒖 𝑻𝒆𝒎𝒃𝒊𝒍𝒂𝒉𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒃𝒂𝒈𝒂𝒊 𝒕𝒂𝒏𝒅𝒂 𝒃𝒂𝒉𝒘𝒂 𝒔𝒆𝒎𝒂𝒏𝒈𝒂𝒕 𝒌𝒆𝒎𝒆𝒓𝒅𝒆𝒌𝒂𝒂𝒏 𝒎𝒂𝒔𝒊𝒉 𝒉𝒊𝒅𝒖𝒑, 𝒎𝒂𝒔𝒊𝒉 𝒃𝒆𝒓𝒏𝒂𝒑𝒂𝒔, 𝒅𝒂𝒏 𝒎𝒂𝒔𝒊𝒉 𝒌𝒊𝒕𝒂 𝒓𝒂𝒘𝒂𝒕 𝒃𝒆𝒓𝒔𝒂𝒎𝒂," 𝒕𝒖𝒕𝒖𝒑𝒏𝒚𝒂. 


Sebuah kota tidak hanya dikenang karena bangunannya, melainkan karena ingatan yang dipelihara oleh warganya. Dan ketika Merah Putih berkibar di setiap pintu, Tembilahan sedang menulis satu kalimat yang indah kepada Indonesia, "𝑩𝒂𝒉𝒘𝒂 𝒄𝒊𝒏𝒕𝒂 𝒌𝒆𝒑𝒂𝒅𝒂 𝒏𝒆𝒈𝒆𝒓𝒊 𝒊𝒏𝒊 𝒃𝒆𝒍𝒖𝒎 𝒑𝒆𝒓𝒏𝒂𝒉 𝒔𝒆𝒍𝒆𝒔𝒂𝒊".(𝑻𝒉𝒐𝒏𝒌)

Komentar

Tampilkan

Terkini