Iklan

𝟖𝟏 𝑻𝒂𝒉𝒖𝒏 𝑰𝒏𝒅𝒐𝒏𝒆𝒔𝒊𝒂 𝑴𝒆𝒓𝒅𝒆𝒌𝒂, 𝑴𝑨𝑵 𝟏 𝑰𝒏𝒉𝒊𝒍 𝑻𝒊𝒕𝒊𝒑𝒌𝒂𝒏 𝑨𝒎𝒂𝒏𝒂𝒉 𝒌𝒆𝒑𝒂𝒅𝒂 𝑮𝒆𝒏𝒆𝒓𝒂𝒔𝒊 𝑴𝒖𝒅𝒂. "𝑱𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏 𝑯𝒂𝒏𝒚𝒂 𝑯𝒂𝒇𝒂𝒍 𝑺𝒆𝒋𝒂𝒓𝒂𝒉, 𝑾𝒂𝒓𝒊𝒔𝒊 𝑲𝒆𝒎𝒆𝒓𝒅𝒆𝒌𝒂𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂 𝒅𝒂𝒏 𝑺𝒆𝒎𝒂𝒏𝒈𝒂𝒕 𝑷𝒆𝒓𝒋𝒖𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂."

Senin, 17 Agustus 2026, 21.14 WIB Last Updated 2026-08-17T14:14:54Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


𝑮𝒂𝒓𝒅𝒂𝒎𝒆𝒅𝒊𝒂.𝒄𝒐.𝒊𝒅. TEMBILAHAN 𝟏𝟕 𝑨𝒈𝒖𝒔𝒕𝒖𝒔 𝟐𝟎𝟐𝟔 — Kemerdekaan tidak cukup hanya dirayakan dengan pengibaran bendera. Ia harus diterjemahkan menjadi sikap, pengetahuan, integritas, dan keberanian menyiapkan generasi yang sanggup menjaga masa depan bangsa.


Semangat itulah yang terasa dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar keluarga besar MAN 1 Indragiri Hilir, Senin (17/8/2026). Berlangsung di lapangan utama madrasah, upacara diikuti seluruh siswa, majelis guru, serta jajaran karyawan dan karyawati dengan mengenakan busana adat tradisional dari berbagai daerah.


Bukan sekadar seremoni, keberagaman pakaian adat yang dikenakan peserta menjadi gambaran bahwa Indonesia dibangun dari perbedaan yang dipersatukan oleh satu identitas kebangsaan.


Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MAN 1 Indragiri Hilir, Yateno, S.Pd.I., M.Pd.Gr., membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar.


Pesan yang disampaikan tegas, "𝑲𝒆𝒎𝒆𝒓𝒅𝒆𝒌𝒂𝒂𝒏 𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒂𝒎𝒂𝒏𝒂𝒉. 𝑲𝒂𝒓𝒆𝒏𝒂 𝒊𝒕𝒖 𝒓𝒂𝒔𝒂 𝒔𝒚𝒖𝒌𝒖𝒓 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒃𝒐𝒍𝒆𝒉 𝒃𝒆𝒓𝒉𝒆𝒏𝒕𝒊 𝒑𝒂𝒅𝒂 𝒔𝒆𝒓𝒆𝒎𝒐𝒏𝒊, 𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑𝒊 𝒉𝒂𝒓𝒖𝒔 𝒅𝒊𝒘𝒖𝒋𝒖𝒅𝒌𝒂𝒏 𝒎𝒆𝒍𝒂𝒍𝒖𝒊 𝒊𝒍𝒎𝒖 𝒑𝒆𝒏𝒈𝒆𝒕𝒂𝒉𝒖𝒂𝒏, 𝒌𝒆𝒓𝒋𝒂 𝒌𝒆𝒓𝒂𝒔, 𝒊𝒏𝒕𝒆𝒈𝒓𝒂𝒔𝒊 𝒅𝒂𝒏 𝒑𝒆𝒏𝒈𝒂𝒃𝒅𝒊𝒂𝒏."


Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, pesan tersebut juga menyoroti pentingnya menjaga kerukunan umat beragama, memanfaatkan teknologi dan Artificial Intelligence (AI) secara bijaksana, serta memastikan kemajuan teknologi tetap berpijak pada akhlak dan nilai kemanusiaan. Sebab teknologi boleh semakin canggih, tetapi manusia tidak boleh kehilangan hati nurani.


Semangat itu kemudian terlihat dalam prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh Pasukan Khusus (Passus) MAN 1 Indragiri Hilir di bawah binaan Syahbanur Ramadhan, S.Pd.


Pengibaran berlangsung penuh disiplin dan khidmat, diperkuat iringan Drum Band Praaksara Swara serta suara paduan suara madrasah binaan Guis Maladewi, S.Pd. Selain mengiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, paduan suara juga membawakan lagu nasional Hari Merdeka dan Padamu Negeri dalam sesi aubade.


Usai prosesi inti, halaman madrasah berubah menjadi panggung kreativitas. Sanggar Tari Serampang 12 tampil dengan tarian tradisional yang memadukan keindahan gerak dan kekayaan budaya. Sementara Intensive English Club (IEC) bersama Exclusive English Camp (EDC) menghadirkan pertunjukan edukatif dan interaktif.


Panggung kemudian diisi Sanggar Teater Qinabun melalui pertunjukan bertema perjuangan yang menghidupkan kembali semangat nasionalisme di hadapan para siswa dan keluarga besar madrasah.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang telah berlangsung pada 11–13 Agustus 2026. Perlombaan tersebut tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga menjadi cara madrasah membangun kebersamaan dan keberanian berprestasi. Siswa, guru, serta tenaga kependidikan terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.


Pada akhirnya, kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang siapa yang telah berjuang, tetapi tentang menjawab untuk apa perjuangan itu diwariskan. Dan di MAN 1 Indragiri Hilir, jawabannya sedang dipersiapkan melalui pendidikan, karakter, kreativitas, disiplin, serta keberanian generasi muda untuk menghadapi masa depan.(𝑻𝒉𝒐𝒏𝒌)

Komentar

Tampilkan

Terkini