Iklan

Hotspot Terdeteksi di Empat Kecamatan, BPBD Inhil Bergerak Cepat Tingkatkan Kewaspadaan atas 15 Titik Panas.

Kamis, 12 Februari 2026, 16.22 WIB Last Updated 2026-02-12T09:22:46Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 


Gardamedia.co.id, Indragiri Hilir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meningkatkan kewaspadaan menyusul terdeteksinya 15 titik panas (hotspot) berdasarkan laporan pemantauan satelit per Kamis, 12 Februari 2026. Titik panas tersebut teridentifikasi di wilayah Kecamatan Gaung, Pulau Burung, Tempuling, dan Teluk Belengkong.


Hasil analisis sementara menunjukkan konsentrasi hotspot terbanyak berada di Kecamatan Gaung dan Pulau Burung dengan tingkat kepercayaan menengah. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat berdampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta aktivitas sosial dan ekonomi.


Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala BPBD Inhil, R. Arliansyah, menginstruksikan penerjunan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Tim 5 Karlahut untuk melakukan verifikasi lapangan, pemadaman, serta pendinginan di lokasi terdampak guna mencegah perluasan kebakaran.


“Kami segera menurunkan tim untuk memastikan kondisi di lapangan dan melakukan langkah penanganan yang diperlukan. Upaya pemadaman dan pendinginan dilakukan secara intensif agar potensi kebakaran tidak meluas,” ujar R. Arliansyah.


BPBD Inhil juga memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah kecamatan, serta aparat desa setempat guna memastikan respons terpadu berjalan efektif. Sinergi lintas sektor dinilai penting dalam upaya pencegahan dan pengendalian karhutla.


BPBD mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Kondisi cuaca yang relatif kering berpotensi meningkatkan risiko kebakaran apabila terjadi kelalaian. 


Pencegahan dinilai sebagai langkah paling efektif dalam meminimalkan dampak yang lebih luas.


BPBD Inhil akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap perkembangan titik panas melalui sistem satelit dan laporan lapangan. Apabila terjadi peningkatan eskalasi, langkah penanganan akan ditingkatkan sesuai dengan prosedur yang berlaku.


Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menegaskan komitmennya dalam menjaga wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan melalui kesiapsiagaan, koordinasi, dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. (Thonk).

Komentar

Tampilkan

Terkini