Iklan

Mewakili Bupati Inhil, TM Syaifullah Buka Konker I PGRI Inhil 2026. Pemkab Inhil Tegaskan Guru sebagai Pilar Utama Pembangunan Pendidikan Berkeadilan

Kamis, 05 Februari 2026, 08.38 WIB Last Updated 2026-02-05T01:38:11Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 


Gardamedia.co.id, Tembilahan – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menegaskan komitmennya dalam mendorong pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah. Komitmen tersebut disampaikan saat Bupati Indragiri Hilir yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Drs. TM Syaifullah, MM, secara resmi membuka Konferensi Kerja (Konker) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2026, Rabu (4/2/2026) siang, di salah satu aula hotel di Kota Tembilahan.


Konferensi kerja ini dihadiri Wakil Ketua PGRI Provinsi Riau, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil, Ketua PGRI Kabupaten Inhil, serta seluruh Ketua PGRI Cabang Kecamatan se-Kabupaten Indragiri Hilir. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah dan organisasi profesi guru dalam memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia.


Konker I PGRI Inhil Tahun 2026 juga dirangkai dengan pengukuhan Satuan Tugas (Satgas) PGRI Kabupaten Indragiri Hilir yang dikomandoi oleh Roni Efendi, serta pengukuhan Satgas PGRI tingkat kecamatan se-Kabupaten Inhil. Pembentukan Satgas ini dipandang sebagai langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi PGRI sekaligus meningkatkan daya dukung advokasi dan perlindungan profesi guru di daerah.


Diketahui, Satgas PGRI Kabupaten Indragiri Hilir merupakan yang pertama dibentuk di Provinsi Riau. Inisiatif tersebut menunjukkan komitmen PGRI Inhil dalam membangun organisasi yang solid, responsif, dan adaptif terhadap dinamika kebijakan pendidikan. 


Hingga saat ini, jumlah anggota PGRI Kabupaten Inhil yang terdata mencapai 5.432 orang, tersebar di 20 kecamatan, yang menjadi potensi besar dalam mendukung agenda pembangunan pendidikan daerah.


Dalam sambutan Bupati Indragiri Hilir yang dibacakan oleh Staf Ahli, ditegaskan bahwa PGRI memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan tenaga pendidik, khususnya di wilayah terpencil, perbatasan, dan daerah dengan keterbatasan akses pendidikan.


“Pemerintah daerah memandang PGRI bukan sekadar organisasi profesi, tetapi mitra strategis dalam merumuskan, mengawal, dan mengimplementasikan kebijakan pendidikan di daerah,” ujar Drs. TM Syaifullah membacakan sambutan Bupati.


Lebih lanjut disampaikan, guru merupakan pilar utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing. Oleh karena itu, PGRI diharapkan terus menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan, sekaligus menjaga marwah profesi guru dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan komitmen pelayanan publik.


Melalui Konferensi Kerja I PGRI Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2026 ini, pemerintah daerah berharap lahir rumusan program kerja yang selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah, nasional, serta kebutuhan riil masyarakat, guna mempercepat terwujudnya pemerataan dan keadilan pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Indragiri Hilir. 

(Thank) 

Komentar

Tampilkan

Terkini