Iklan

𝑪𝒂𝒎𝒂𝒕 𝑻𝒆𝒎𝒃𝒊𝒍𝒂𝒉𝒂𝒏 𝑲𝒐𝒕𝒂, 𝑨𝒓𝒊 𝑺𝒚𝒖𝒓𝒊𝒂 𝑲𝒂𝒘𝒂𝒍 𝑳𝒂𝒏𝒈𝒔𝒖𝒏𝒈 𝑶𝒑𝒆𝒓𝒂𝒔𝒊 𝑷𝒆𝒏𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏𝒂𝒏 𝑴𝒐𝒏𝒚𝒆𝒕 𝑳𝒊𝒂𝒓 𝒅𝒊 𝑻𝒆𝒎𝒃𝒊𝒍𝒂𝒉𝒂𝒏, 𝑲𝒆𝒔𝒆𝒍𝒂𝒎𝒂𝒕𝒂𝒏 𝑾𝒂𝒓𝒈𝒂 𝑱𝒂𝒅𝒊 𝑷𝒓𝒊𝒐𝒓𝒊𝒕𝒂𝒔

Jumat, 31 Juli 2026, 18.41 WIB Last Updated 2026-07-31T11:41:15Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


𝑮𝒂𝒓𝒅𝒂𝒎𝒆𝒅𝒊𝒂.𝒄𝒐.𝒊𝒅. Tembilahan, 𝟑𝟏 𝑱𝒖𝒍𝒊 𝟐𝟎𝟐𝟔 – Camat Tembilahan, Ari Syuria, turun langsung mengawal operasi penanganan monyet liar yang meresahkan masyarakat di Kecamatan Tembilahan Hilir, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), menyusul bertambahnya jumlah korban gigitan menjadi 10 orang hingga Jumat (31/7/2026). 

Menyikapi meningkatnya jumlah korban, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir segera memperkuat langkah penanganan dengan mengerahkan tim gabungan yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Inhil, BPBD Kabupaten Inhil, serta unsur Masyarakat Pecinta Senjata Angin. Operasi penyisiran difokuskan di kawasan Jalan Pangeran Hidayat Parit 13, Tembilahan, yang diduga menjadi jalur pergerakan satwa liar tersebut.


Sebanyak 10 personel Damkar, 10 personel BPBD, dan 6 anggota Masyarakat Pecinta Senjata Angin diterjunkan menggunakan perahu karet bermesin untuk menyisir kawasan permukiman tepian parit. Tim gabungan menyusuri aliran sungai dan memeriksa kolong rumah-rumah warga yang diduga menjadi tempat persembunyian monyet liar.


Di tengah operasi tersebut, Ari Syuria berada langsung di lokasi bersama Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Inhil untuk memastikan koordinasi lintas instansi berjalan efektif, cepat, dan tepat sasaran. Menurutnya, pemerintah tidak boleh membiarkan keresahan masyarakat berlarut-larut, sehingga seluruh unsur harus bekerja secara terpadu hingga ancaman benar-benar dapat diatasi.


"𝑲𝒆𝒔𝒆𝒍𝒂𝒎𝒂𝒕𝒂𝒏 𝒎𝒂𝒔𝒚𝒂𝒓𝒂𝒌𝒂𝒕 𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒑𝒓𝒊𝒐𝒓𝒊𝒕𝒂𝒔 𝒖𝒕𝒂𝒎𝒂. 𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒕𝒆𝒓𝒖𝒔 𝒎𝒆𝒏𝒈𝒐𝒐𝒓𝒅𝒊𝒏𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒍𝒖𝒓𝒖𝒉 𝒖𝒏𝒔𝒖𝒓 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒕𝒆𝒓𝒍𝒊𝒃𝒂𝒕 𝒂𝒈𝒂𝒓 𝒑𝒆𝒏𝒄𝒂𝒓𝒊𝒂𝒏 𝒃𝒆𝒓𝒋𝒂𝒍𝒂𝒏 𝒎𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒂𝒍 𝒅𝒂𝒏 𝒎𝒐𝒏𝒚𝒆𝒕 𝒍𝒊𝒂𝒓 𝒊𝒏𝒊 𝒔𝒆𝒈𝒆𝒓𝒂 𝒅𝒂𝒑𝒂𝒕 𝒅𝒊𝒂𝒎𝒂𝒏𝒌𝒂𝒏," 𝒕𝒆𝒈𝒂𝒔 𝑨𝒓𝒊 𝑺𝒚𝒖𝒓𝒊𝒂. 


Berdasarkan hasil pemantauan, monyet liar tersebut pertama kali muncul di kawasan RT 03 RW 03 Jalan Pangeran Hidayat, kemudian berpindah ke Jalan Handayani dan Lorong Cempaka. Luasnya wilayah pergerakan satwa liar tersebut menjadi alasan pemerintah memperluas cakupan pencarian.


Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir juga memastikan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Puri Husada maupun Puskesmas. Seluruh biaya pengobatan, termasuk pemberian vaksin antirabies hingga selesai sesuai prosedur medis, ditanggung pemerintah secara gratis sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat.


Ari Syuria mengimbau warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap anak-anak, serta mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) untuk mempercepat pelaporan apabila keberadaan monyet liar kembali terdeteksi.


Ia juga menegaskan agar masyarakat tidak mencoba menangkap monyet tersebut secara mandiri karena dapat membahayakan keselamatan. Warga yang melihat keberadaan monyet liar diminta segera melapor ke Posko Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir melalui nomor 0851-8794-9123 agar penanganan dapat dilakukan oleh petugas yang berwenang.


Hingga Jumat petang, penyisiran masih terus berlangsung di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur pergerakan dan lokasi persembunyian monyet liar. Di bawah koordinasi Camat Tembilahan Ari Syuria, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus mengerahkan seluruh sumber daya yang diperlukan hingga satwa liar tersebut berhasil diamankan dan masyarakat Tembilahan dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman dan tenang. (𝑻𝒉𝒐𝒏𝒌)

Komentar

Tampilkan

Terkini