INDRAGIRI HILIR – Ketika ruang publik mulai dipenuhi bisik-bisik tentang keretakan barisan pendukung, Tim Inhil Hebat justru tampil ke depan dan membantah narasi itu secara terbuka "barisan mereka tetap solid, duk reflect dukungan terhadap pemerintahan Herman–Yuliantini, tak berubah sedikit pun".
Pernyataan keras itu disampaikan langsung oleh Ketua Tim Inhil Hebat, H. Ikbal Sayuti, sosok yang tak hanya memimpin tim pemenangan, tetapi juga Ketua DPW PPP Provinsi Riau, posisi yang membuat pernyataannya bukan sekadar opini, melainkan sinyal politik.
“Kalau ada yang berharap Tim Inhil Hebat pecah atau menjauh, silakan kecewa. Kami tetap utuh,” tegas Ikbal, Rabu (21/1/2026).
Pernyataan tersebut seolah menjadi tamparan halus bagi pihak-pihak yang belakangan gencar membangun narasi seolah barisan pendukung mulai goyah. Ikbal menegaskan, Tim Inhil Hebat bukan tim musiman, bukan hanya muncul saat kontestasi, lalu menghilang ketika kekuasaan sudah diraih.
Menurutnya, dukungan yang diberikan bukan sekadar formalitas politik. Timnya, kata Ikbal, masih aktif berdialog dengan Bupati, ikut mengawal arah kebijakan, bahkan terlibat dalam diskusi strategis soal masa depan daerah.
“Kami tidak berdiri di luar dan berteriak, kami ada di dalam, ikut berpikir, ikut memberi masukan, dan ikut bertanggung jawab,” ujarnya lugas.
Ikbal bahkan menyentil realitas politik lokal yang kerap dipenuhi manuver oportunistik, ia menegaskan bahwa Tim Inhil Hebat memilih jalur berbeda "tetap konsisten, meski godaan politik selalu datang dari berbagai arah".
“Stabilitas pemerintahan tidak lahir dari kepura-puraan, ia lahir dari komitmen dan keberanian menjaga barisan,” katanya.
Lebih jauh, ia menyatakan bahwa Tim Inhil Hebat akan terus mengawal program-program strategis Pemkab Inhil, bukan untuk kepentingan elite, melainkan untuk memastikan kebijakan pemerintah benar-benar berpihak kepada rakyat.
“Kami tidak ingin dicatat sejarah sebagai tim yang hanya pandai bertepuk tangan, kami ingin dikenang sebagai tim yang berani ikut bertanggung jawab atas arah daerah ini,” tegasnya.
Pernyataan Ikbal sekaligus menjadi pesan politik yang jelas, "Tim Inhil Hebat belum selesai, mereka masih ada, masih hidup, dan masih memainkan peran dalam peta kekuasaan Indragiri Hilir".(***)
