Gardamedia.co.id, Tembilahan – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) secara resmi meluncurkan dan mensosialisasikan Gerakan Kasih Jelita (Sedekah dan Sisihkan Jelantah Untuk Kita) di Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, Rabu 4/2/2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun kepedulian sosial sekaligus menjaga lingkungan melalui pengelolaan minyak jelantah rumah tangga.
Kegiatan launching tersebut dihadiri Bupati Inhil yang diwakili oleh Kadis PMD Yuliargo, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir, Hj. Katerina Susanti, SKM., M.Kes, Lurah Sungai Beringin, Iwang Sujah Khairul, S.H., Anggota DPRD Inhil Tina Triana, Kapolsek Tembilahan, Plt Camat Tembilahan, unsur Forkopimda, Babinsa, Babinkamtibmas, jajaran Pengurus TP PKK Kabupaten dan Kelurahan, organisasi perempuan, ibu-ibu PKK, serta para undangan lainnya.
Dalam sambutan Bupati Inhil yang diwakili Kadis PMD mengatakan, Atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, kami menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan Kasih Jelita ini. Program ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial sekaligus kepedulian lingkungan yang dikemas secara sederhana, namun memiliki dampak yang besar bagi masyarakat.
Kasih Jelita tidak hanya mengajarkan kita tentang nilai sedekah dan gotong royong, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa hal-hal yang selama ini dianggap tidak bernilai, seperti minyak jelantah, justru dapat diolah dan dimanfaatkan untuk kepentingan bersama. Inilah bentuk inovasi sosial yang sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berharap program Kasih Jelita ini tidak berhenti hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat terus berlanjut, dikembangkan, dan direplikasi di kecamatan, kelurahan, hingga desa-desa lainnya di Indragiri Hilir.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir, Hj. Katerina Susanti, SKM., M.Kes, juga menyampaikan bahwa Gerakan Kasih Jelita merupakan inovasi sosial yang tidak hanya berorientasi pada sedekah, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan minyak jelantah yang selama ini kerap dibuang dan mencemari lingkungan.
“Gerakan ini mengajarkan kepedulian dalam bentuk sederhana namun berdampak besar. Minyak jelantah yang biasanya terbuang, jika dikelola dengan baik, dapat bernilai ekonomi dan sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.
Hj. Katerina Susanti juga menegaskan bahwa Gerakan Kasih Jelita sejalan dengan peran strategis PKK dalam membangun kesadaran keluarga, khususnya kaum ibu, untuk berkontribusi aktif dalam kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan.
“Melalui peran ibu-ibu PKK, gerakan ini diharapkan tumbuh dari rumah tangga, menjadi kebiasaan, dan akhirnya membentuk budaya berbagi serta peduli lingkungan di tengah masyarakat,” jelasnya.
Lurah Sungai Beringin, Iwang Sujah Khairul, S.H., menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kelurahan Sungai Beringin sebagai lokasi pelaksanaan launching. Ia berharap Gerakan Kasih Jelita dapat berjalan berkelanjutan dan menjadi contoh bagi kelurahan lain di Kabupaten Indragiri Hilir.
“Kami siap mendukung dan mengawal pelaksanaan gerakan ini agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan launching ditandai dengan sosialisasi teknis pelaksanaan Gerakan Kasih Jelita, penjelasan mekanisme pengumpulan minyak jelantah, serta ajakan kepada masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program tersebut.
Dengan diluncurkannya Gerakan Kasih Jelita di tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bersama TP PKK berharap tercipta sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat nilai gotong royong, kepedulian sosial, serta upaya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Hasil penjualan minyak jelantah digunakan untuk kegiatan sosial di Kelurahan Sungai Beringin, dan kegiatan tersebut bertujuan membangun kepedulian, solidaritas, dan kebermanfaatan untuk masyarakat. (Thonk).

