Iklan

Aliansi LSM ORMAS Peduli Kepri Dukung Romo Pascal Sorot Tindakan Bareskrim Tembang Pilih

Kamis, 20 Agustus 2026, 15.34 WIB Last Updated 2026-08-20T09:10:46Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



BATAM, Gardamedia.co.id– Pernyataan Romo Pasckal yang menyebut penegakan hukum THM di Batam terkesan tebang pilih mendapat dukungan penuh dari Aliansi LSM Ormas Peduli Kepri.


Ketua Umum LSM Peduli Kepri, Ismail Ratusimbangan, menyebut apa yang disampaikan Romo Pasckal adalah cerminan kondisi nyata di lapangan.



“Kami sependapat dengan Romo Pasckal. Faktanya memang seperti itu. Ada yang dibina, ada yang dibinasakan,” ujar Ismail di Batam, Kamis [20/8/2026].



Ismail menyoroti penjelasan Bareskrim Mabes Polri yang menyebut operasi ini hasil pengamatan berbulan-bulan dan bukan hanya dari laporan masyarakat, tapi juga dari “teman-teman di Batam”.


“Kalau memang sudah dipetakan berbulan-bulan, seharusnya penindakannya menyeluruh. Bukan hanya 1 tempat,” tegasnya.


Ia mencontohkan operasi THM. “Selama ini bukan rahasia umum kalau P1, P2, P3 diduga kuat jadi tempat peredaran narkoba. Tapi kenapa sasarannya hanya P1, P2, P3? Yang lain tidak tersentuh sama sekali,” katanya.


Hal yang sama terjadi pada penindakan judi. “Kenapa hanya Jackpot Nagoya Game Zone yang diobok-obok? Padahal di sebelahnya, di sekitarnya ada jackpot lain dan ada kasino lain. Itu disaksikan ratusan warga Batam malam itu,” ujarnya.


Menurut Ismail, sampai saat ini Mabes Polri belum memberikan penjelasan yang memuaskan kepada masyarakat Batam.



Ismail menegaskan pihaknya sepakat judi dan narkoba harus ditindak tegas. Namun proses hukum tidak boleh tebang pilih.


“Kami dukung pemberantasan. Tapi jangan pilih kasih. Sebagai kontrol sosial, kami menyayangkan. Apalagi institusi Polri saat ini sedang jadi sorotan publik,” katanya.


Ia berharap ke depan aparat penegak hukum bersikap adil dan transparan agar kepercayaan masyarakat tidak runtuh.


“Kalau hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas, maka yang dirugikan adalah rasa keadilan masyarakat Batam,” tutup Ismail.


(Red)

Komentar

Tampilkan

Terkini