𝑮𝒂𝒓𝒅𝒂𝒎𝒆𝒅𝒊𝒂.𝒄𝒐.𝒊𝒅. TEMBILAHAN 𝟏𝟗 𝑨𝒈𝒖𝒔𝒕𝒖𝒔 𝟐𝟎𝟐𝟔 — Musibah kebakaran yang menghanguskan satu bangunan di Jalan Tanjung Harapan, Lorong Tg. Uban RT 005 RW 001, Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, mendapat respons cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir.
Pada Rabu (19/08/2026), BPBD Kabupaten Indragiri Hilir menyerahkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak kebakaran. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Inhil, Ahmad Bahrin, SKM, MH.
Berdasarkan laporan Lurah Sungai Beringin, kebakaran mengakibatkan satu bangunan hangus terbakar dan berdampak terhadap satu Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari empat jiwa.
Penyaluran bantuan menjadi bagian dari langkah BPBD Inhil dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana tetap mendapat perhatian. Di tengah kehilangan dan kondisi pascakebakaran, bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Inhil, Ahmad Bahrin, SKM, MH, mengatakan kehadiran BPBD bukan sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab kemanusiaan kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Kami hadir untuk memastikan warga yang terdampak musibah tidak merasa sendirian. Bantuan logistik ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga yang menjadi korban kebakaran,” ujar Ahmad Bahrin.
Menurutnya, bantuan yang diberikan memang tidak dapat menggantikan seluruh kerugian akibat kebakaran. Namun, pemerintah berupaya hadir untuk memberikan dukungan kepada warga pada masa sulit.
“Kami memahami bahwa bantuan yang diberikan tidak akan mengembalikan seluruh kerugian yang dialami korban. Namun, setidaknya bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan menjadi bentuk perhatian pemerintah di tengah kondisi sulit yang mereka hadapi,” katanya.
Ahmad Bahrin menegaskan, penanganan korban bencana tidak berhenti pada saat api berhasil dipadamkan. Masa pascabencana juga membutuhkan perhatian, terutama terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak.
“BPBD akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan dan pihak terkait dalam penanganan pascakebakaran. Prinsip kami sederhana, ketika masyarakat membutuhkan, pemerintah harus hadir dan bergerak cepat,” tegasnya.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, R. Arliansah, menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan masyarakat yang tertimpa bencana mendapatkan dukungan dan penanganan yang layak.
“Setiap musibah yang menimpa masyarakat adalah panggilan bagi pemerintah untuk hadir. Bantuan ini mungkin tidak dapat mengganti seluruh kerugian yang dialami korban, tetapi setidaknya dapat membantu meringankan kebutuhan mereka setelah musibah,” ujar R. Arliansah.
Ia menambahkan, kecepatan respons menjadi salah satu hal penting dalam penanganan bencana.
“Kita ingin memastikan bahwa ketika masyarakat menghadapi bencana, mereka tidak merasa berjalan sendirian. Negara harus hadir, pemerintah harus bergerak, dan bantuan harus sampai kepada mereka yang membutuhkan,” tegasnya.
Apresiasi juga disampaikan Ketua RT 005 RW 001, Ridwan, atas perhatian BPBD Kabupaten Indragiri Hilir terhadap warganya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPBD Inhil yang sudah datang dan memberikan bantuan kepada warga kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga yang sedang mengalami musibah,” kata Ridwan.
Ridwan berharap perhatian dan koordinasi pemerintah dapat terus dilakukan agar keluarga korban dapat segera bangkit dan menjalani kehidupan kembali setelah musibah.
Penyaluran bantuan ini sekaligus menegaskan bahwa penanganan bencana bukan hanya tentang memadamkan api atau menangani keadaan darurat, tetapi juga tentang memastikan masyarakat yang kehilangan dapat kembali berdiri. Sebab ketika musibah datang, yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya bantuan, tetapi juga kehadiran pemerintah yang nyata. (𝑻𝑯𝑶𝑵𝑲)
