Iklan

Ketua KONI Inhil Zainuddin Acang Buka Turnamen Kopling Cup IV, Tenis Meja Inhil Tak Boleh Jalan di Tempat.

Jumat, 11 September 2026, 19.29 WIB Last Updated 2026-09-11T12:29:48Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 


𝑮𝒂𝒓𝒅𝒂𝒎𝒆𝒅𝒊𝒂.𝒄𝒐.𝒊𝒅. TEMBILAHAN, 11 September 2026 — Tenis meja di Kabupaten Indragiri Hilir kembali menggeliat. Sebanyak 38 peserta ambil bagian dalam Turnamen Tenis Meja Kopling Cup IV, di PTM Kopling, Jalan Batang Tuaka, Lorong Pulitani, Tembilahan, Jum'at 11 September 2026.


Peserta tidak hanya datang dari Tembilahan. Sejumlah PTM turut ambil bagian, di antaranya PTM Pulau Kijang, PTM Pangkalan Tujuh, PTM Kota Baru, dan PTM OK Tembilahan. 


Pembukaan turnamen turut dihadiri Ketua KONI Kabupaten Indragiri Hilir Zainuddin Acang. Ketua Harian PTMSI Kabupaten Indragiri Hilir Hamsar. Serta Lurah Pekan Arba Rahmad Hadi. 


Kehadiran para pengurus olahraga dan pemerintahan tersebut menjadi penegasan bahwa tenis meja membutuhkan lebih dari sekadar pertandingan. Ia membutuhkan kompetisi yang rutin, pembinaan yang serius, serta keberanian untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi atlet daerah.


Dalam pembukaan, Ketua Pelaksana Kopling Cup IV, H. Pebrialin Razak, menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar agenda pertandingan, tetapi bagian dari upaya menjaga denyut olahraga tenis meja di Inhil. Menurutnya, keterlibatan sejumlah PTM dari berbagai wilayah menunjukkan bahwa potensi tenis meja di Inhil cukup besar dan membutuhkan ruang kompetisi yang berkelanjutan.


"𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒊𝒏𝒈𝒊𝒏 𝑲𝒐𝒑𝒍𝒊𝒏𝒈 𝑪𝒖𝒑 𝑰𝑽 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏 𝒉𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊 𝒂𝒋𝒂𝒏𝒈 𝒎𝒆𝒏𝒄𝒂𝒓𝒊 𝒋𝒖𝒂𝒓𝒂, 𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑𝒊 𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊 𝒓𝒖𝒂𝒏𝒈 𝒔𝒊𝒍𝒂𝒕𝒖𝒓𝒂𝒉𝒎𝒊 𝒔𝒆𝒌𝒂𝒍𝒊𝒈𝒖𝒔 𝒎𝒆𝒏𝒈𝒖𝒌𝒖𝒓 𝒌𝒆𝒎𝒂𝒎𝒑𝒖𝒂𝒏 𝒑𝒂𝒓𝒂 𝒑𝒆𝒎𝒂𝒊𝒏. 𝑫𝒂𝒓𝒊 𝒔𝒊𝒏𝒊 𝒌𝒊𝒕𝒂 𝒃𝒆𝒓𝒉𝒂𝒓𝒂𝒑 𝒎𝒖𝒏𝒄𝒖𝒍 𝒃𝒊𝒃𝒊𝒕-𝒃𝒊𝒃𝒊𝒕 𝒃𝒂𝒓𝒖 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒊𝒔𝒂 𝒃𝒆𝒓𝒌𝒆𝒎𝒃𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒂𝒏 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒂𝒘𝒂 𝒏𝒂𝒎𝒂 𝑰𝒏𝒉𝒊𝒍 𝒌𝒆 𝒕𝒊𝒏𝒈𝒌𝒂𝒕 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒍𝒆𝒃𝒊𝒉 𝒕𝒊𝒏𝒈𝒈𝒊," 𝒖𝒋𝒂𝒓 𝑷𝒆𝒃𝒓𝒊𝒂𝒍𝒊𝒏. 


Ia juga mengapresiasi kehadiran PTM Pulau Kijang, PTM Pangkalan Tujuh, PTM Kota Baru, PTM OK Tembilahan, serta seluruh peserta yang telah ikut meramaikan kompetisi.


"𝑲𝒂𝒍𝒂𝒖 𝒌𝒊𝒕𝒂 𝒊𝒏𝒈𝒊𝒏 𝒑𝒓𝒆𝒔𝒕𝒂𝒔𝒊, 𝒎𝒂𝒌𝒂 𝒑𝒆𝒓𝒕𝒂𝒏𝒅𝒊𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒉𝒂𝒓𝒖𝒔 𝒅𝒊𝒑𝒆𝒓𝒃𝒂𝒏𝒚𝒂𝒌. 𝑱𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒔𝒂𝒎𝒑𝒂𝒊 𝒂𝒕𝒍𝒆𝒕 𝒉𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒃𝒆𝒓𝒍𝒂𝒕𝒊𝒉 𝒕𝒂𝒏𝒑𝒂 𝒑𝒆𝒓𝒏𝒂𝒉 𝒅𝒊𝒖𝒋𝒊 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎 𝒌𝒐𝒎𝒑𝒆𝒕𝒊𝒔𝒊. 𝑲𝒂𝒓𝒆𝒏𝒂 𝒎𝒆𝒏𝒕𝒂𝒍 𝒋𝒖𝒂𝒓𝒂 𝒍𝒂𝒉𝒊𝒓 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒌𝒆𝒃𝒆𝒓𝒂𝒏𝒊𝒂𝒏 𝒎𝒆𝒏𝒈𝒉𝒂𝒅𝒂𝒑𝒊 𝒍𝒂𝒘𝒂𝒏," 𝒕𝒆𝒈𝒂𝒔𝒏𝒚𝒂. 


Ketua KONI Inhil Zainuddin Acang mengatakan, turnamen seperti Kopling Cup IV merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga daerah. Ia menilai kompetisi harus menjadi bagian dari proses pembinaan, bukan sekadar kegiatan seremonial.


"𝑷𝒓𝒆𝒔𝒕𝒂𝒔𝒊 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒍𝒂𝒉𝒊𝒓 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒔𝒆𝒓𝒆𝒎𝒐𝒏𝒊, 𝒑𝒓𝒆𝒔𝒕𝒂𝒔𝒊 𝒍𝒂𝒉𝒊𝒓 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒑𝒓𝒐𝒔𝒆𝒔, 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒍𝒂𝒕𝒊𝒉𝒂𝒏 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒑𝒂𝒏𝒋𝒂𝒏𝒈, 𝒌𝒐𝒎𝒑𝒆𝒕𝒊𝒔𝒊 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒓𝒖𝒕𝒊𝒏, 𝒅𝒂𝒏 𝒑𝒆𝒎𝒃𝒊𝒏𝒂𝒂𝒏 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒌𝒐𝒏𝒔𝒊𝒔𝒕𝒆𝒏. 𝑲𝒂𝒓𝒆𝒏𝒂 𝒊𝒕𝒖, 𝒌𝒆𝒈𝒊𝒂𝒕𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒑𝒆𝒓𝒕𝒊 𝑲𝒐𝒑𝒍𝒊𝒏𝒈 𝑪𝒖𝒑 𝑰𝑽 𝒉𝒂𝒓𝒖𝒔 𝒌𝒊𝒕𝒂 𝒅𝒖𝒌𝒖𝒏𝒈," 𝒌𝒂𝒕𝒂 𝒁𝒂𝒊𝒏𝒖𝒅𝒅𝒊𝒏 𝑨𝒄𝒂𝒏𝒈. 


Menurutnya, semakin banyak turnamen yang digelar, semakin banyak pula kesempatan bagi atlet untuk mengukur kemampuan.


"𝑱𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒕𝒂𝒌𝒖𝒕 𝒃𝒆𝒓𝒌𝒐𝒎𝒑𝒆𝒕𝒊𝒔𝒊. 𝑲𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒉𝒂𝒓𝒊 𝒊𝒏𝒊 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏 𝒃𝒆𝒓𝒂𝒓𝒕𝒊 𝒈𝒂𝒈𝒂𝒍, 𝒋𝒖𝒔𝒕𝒓𝒖 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒌𝒆𝒌𝒂𝒍𝒂𝒉𝒂𝒏 𝒌𝒊𝒕𝒂 𝒕𝒂𝒉𝒖 𝒂𝒑𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒉𝒂𝒓𝒖𝒔 𝒅𝒊𝒑𝒆𝒓𝒃𝒂𝒊𝒌𝒊. 𝒀𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒆𝒓𝒃𝒂𝒉𝒂𝒚𝒂 𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒌𝒆𝒕𝒊𝒌𝒂 𝒂𝒕𝒍𝒆𝒕 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒑𝒆𝒓𝒏𝒂𝒉 𝒅𝒊𝒃𝒆𝒓𝒊 𝒌𝒆𝒔𝒆𝒎𝒑𝒂𝒕𝒂𝒏 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒃𝒆𝒓𝒕𝒂𝒏𝒅𝒊𝒏𝒈," 𝒖𝒋𝒂𝒓𝒏𝒚𝒂. 


Zainuddin berharap tenis meja Inhil mampu melahirkan atlet yang tidak hanya berprestasi di tingkat kabupaten, tetapi juga mampu bersaing di tingkat provinsi bahkan nasional.


Sementara itu, Ketua Harian PTMSI Kabupaten Inhil, Hamsar menilai keberadaan PTM di berbagai daerah harus dimanfaatkan sebagai kekuatan utama pembinaan tenis meja. Menurutnya, PTM bukan hanya tempat bermain, tetapi harus menjadi tempat lahirnya atlet.


"𝑷𝑻𝑴 𝒉𝒂𝒓𝒖𝒔 𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊 𝒓𝒖𝒎𝒂𝒉 𝒑𝒆𝒎𝒃𝒊𝒏𝒂𝒂𝒏, 𝒋𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒉𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒓𝒂𝒎𝒂𝒊 𝒌𝒆𝒕𝒊𝒌𝒂 𝒂𝒅𝒂 𝒕𝒖𝒓𝒏𝒂𝒎𝒆𝒏. 𝑳𝒂𝒕𝒊𝒉𝒂𝒏 𝒉𝒂𝒓𝒖𝒔 𝒃𝒆𝒓𝒋𝒂𝒍𝒂𝒏, 𝒌𝒐𝒎𝒑𝒆𝒕𝒊𝒔𝒊 𝒉𝒂𝒓𝒖𝒔 𝒉𝒊𝒅𝒖𝒑, 𝒅𝒂𝒏 𝒂𝒕𝒍𝒆𝒕 𝒉𝒂𝒓𝒖𝒔 𝒕𝒆𝒓𝒖𝒔 𝒅𝒊𝒃𝒆𝒓𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒌𝒆𝒔𝒆𝒎𝒑𝒂𝒕𝒂𝒏 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒃𝒆𝒓𝒌𝒆𝒎𝒃𝒂𝒏𝒈," 𝒖𝒋𝒂𝒓 𝑯𝒂𝒎𝒔𝒂𝒓. 


Ia menyebut keterlibatan PTM Pulau Kijang, Pangkalan Tujuh, Kota Baru dan PTM OK menjadi bukti bahwa geliat tenis meja tidak hanya berada di satu titik.


"𝑲𝒂𝒍𝒂𝒖 𝒔𝒆𝒎𝒖𝒂 𝑷𝑻𝑴 𝒃𝒆𝒓𝒈𝒆𝒓𝒂𝒌, 𝒌𝒊𝒕𝒂 𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒎𝒆𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌𝒊 𝒃𝒂𝒔𝒊𝒔 𝒂𝒕𝒍𝒆𝒕 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒍𝒆𝒃𝒊𝒉 𝒌𝒖𝒂𝒕. 𝑻𝒊𝒏𝒈𝒈𝒂𝒍 𝒃𝒂𝒈𝒂𝒊𝒎𝒂𝒏𝒂 𝒑𝒐𝒕𝒆𝒏𝒔𝒊 𝒊𝒕𝒖 𝒌𝒊𝒕𝒂 𝒃𝒊𝒏𝒂 𝒔𝒆𝒄𝒂𝒓𝒂 𝒃𝒆𝒓𝒌𝒆𝒍𝒂𝒏𝒋𝒖𝒕𝒂𝒏," 𝒌𝒂𝒕𝒂𝒏𝒚𝒂. 


Lurah Pekan Arba, Rahmad Hadi, S.H., M.H., mengapresiasi terselenggaranya Kopling Cup IV serta dukungan berbagai pihak terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, olahraga harus dipandang sebagai investasi sosial dan pembinaan generasi, bukan sekadar kegiatan pertandingan.


“Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti Kopling Cup IV. Olahraga jangan hanya menjadi panggung ketika pertandingan berlangsung, tetapi harus menjadi ruang untuk membangun karakter, persaudaraan dan prestasi generasi muda,” ujar Rahmad Hadi.


"𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒔𝒂𝒏𝒈𝒂𝒕 𝒎𝒆𝒏𝒈𝒂𝒑𝒓𝒆𝒔𝒊𝒂𝒔𝒊 𝒌𝒆𝒈𝒊𝒂𝒕𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒑𝒆𝒓𝒕𝒊 𝑲𝒐𝒑𝒍𝒊𝒏𝒈 𝑪𝒖𝒑 𝑰𝑽. 𝑶𝒍𝒂𝒉𝒓𝒂𝒈𝒂 𝒋𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒉𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊 𝒑𝒂𝒏𝒈𝒈𝒖𝒏𝒈 𝒌𝒆𝒕𝒊𝒌𝒂 𝒑𝒆𝒓𝒕𝒂𝒏𝒅𝒊𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒃𝒆𝒓𝒍𝒂𝒏𝒈𝒔𝒖𝒏𝒈, 𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑𝒊 𝒉𝒂𝒓𝒖𝒔 𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊 𝒓𝒖𝒂𝒏𝒈 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒂𝒏𝒈𝒖𝒏 𝒌𝒂𝒓𝒂𝒌𝒕𝒆𝒓, 𝒑𝒆𝒓𝒔𝒂𝒖𝒅𝒂𝒓𝒂𝒂𝒏 𝒅𝒂𝒏 𝒑𝒓𝒆𝒔𝒕𝒂𝒔𝒊 𝒈𝒆𝒏𝒆𝒓𝒂𝒔𝒊 𝒎𝒖𝒅𝒂," 𝒖𝒋𝒂𝒓 𝑹𝒂𝒉𝒎𝒂𝒅 𝑯𝒂𝒅𝒊. 


Ketua PTM Kopling Jhoni Hendra mengatakan Kopling Cup IV sengaja dibangun bukan hanya sebagai arena persaingan, tetapi juga sebagai ruang mempererat hubungan antarpecinta tenis meja.


"𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒊𝒏𝒈𝒊𝒏 𝒔𝒆𝒎𝒖𝒂 𝑷𝑻𝑴 𝒎𝒆𝒓𝒂𝒔𝒂 𝒎𝒆𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌𝒊 𝒕𝒖𝒓𝒏𝒂𝒎𝒆𝒏 𝒊𝒏𝒊. 𝑲𝒂𝒓𝒆𝒏𝒂 𝒕𝒆𝒏𝒊𝒔 𝒎𝒆𝒋𝒂 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏 𝒉𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒕𝒆𝒏𝒕𝒂𝒏𝒈 𝒎𝒆𝒏𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒂𝒏 𝒌𝒂𝒍𝒂𝒉, 𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑𝒊 𝒕𝒆𝒏𝒕𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒂𝒈𝒂𝒊𝒎𝒂𝒏𝒂 𝒌𝒊𝒕𝒂 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒂𝒏𝒈𝒖𝒏 𝒑𝒆𝒓𝒔𝒂𝒖𝒅𝒂𝒓𝒂𝒂𝒏, 𝒔𝒑𝒐𝒓𝒕𝒊𝒗𝒊𝒕𝒂𝒔 𝒅𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒎𝒂𝒏𝒈𝒂𝒕 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒕𝒆𝒓𝒖𝒔 𝒃𝒆𝒓𝒌𝒆𝒎𝒃𝒂𝒏𝒈," 𝒖𝒄𝒂𝒑 𝑱𝒉𝒐𝒏𝒊 𝑯𝒆𝒏𝒅𝒓𝒂. 


Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada KONI Inhil, PTMSI Inhil, pihak sponsor, panitia, para peserta dan seluruh PTM yang telah memberikan dukungan.


"𝑲𝒆𝒉𝒂𝒅𝒊𝒓𝒂𝒏 𝒌𝒂𝒘𝒂𝒏-𝒌𝒂𝒘𝒂𝒏 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒃𝒆𝒓𝒃𝒂𝒈𝒂𝒊 𝑷𝑻𝑴 𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒆𝒏𝒆𝒓𝒈𝒊 𝒃𝒂𝒈𝒊 𝒌𝒂𝒎𝒊. 𝑺𝒆𝒎𝒐𝒈𝒂 𝑲𝒐𝒑𝒍𝒊𝒏𝒈 𝑪𝒖𝒑 𝑰𝑽 𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊 𝒎𝒐𝒎𝒆𝒏𝒕𝒖𝒎 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒖𝒂𝒕 𝒕𝒆𝒏𝒊𝒔 𝒎𝒆𝒋𝒂 𝑰𝒏𝒉𝒊𝒍 𝒔𝒆𝒎𝒂𝒌𝒊𝒏 𝒉𝒊𝒅𝒖𝒑 𝒅𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒎𝒂𝒌𝒊𝒏 𝒌𝒐𝒎𝒑𝒆𝒕𝒊𝒕𝒊𝒇," 𝒖𝒋𝒂𝒓𝒏𝒚𝒂. 


Di balik terselenggaranya turnamen tersebut, terdapat dukungan sejumlah pihak yang ikut memberikan energi bagi perkembangan olahraga daerah. Dukungan kegiatan datang dari 𝑷𝑻 𝑷𝒖𝒍𝒂𝒖 𝑺𝒂𝒎𝒃𝒖, 𝑲𝑶𝑵𝑰 𝑰𝒏𝒉𝒊𝒍, 𝑹𝑪𝑩𝑵 𝑮𝒓𝒐𝒖𝒑, 𝑯𝒐𝒌𝒌𝒊 𝑵𝒆𝒕, serta Anggota 𝑫𝑷𝑹𝑫 𝑰𝒏𝒉𝒊𝒍 𝑱𝒖𝒏𝒂𝒏𝒕𝒐 𝑨𝒍𝒐𝒏𝒈 dari 𝑷𝒂𝒓𝒕𝒂𝒊 𝑫𝒆𝒎𝒐𝒌𝒓𝒂𝒕.


Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi gambaran bahwa membangun olahraga tidak bisa dibebankan kepada atlet dan pengurus semata. Dibutuhkan kolaborasi antara dunia usaha, organisasi olahraga, legislatif dan masyarakat.


Dari Pulau Kijang, Pangkalan Tujuh, Kota Baru hingga Tembilahan, bola kecil itu bergerak. Dan mungkin, dari meja sederhana itulah, sejarah besar tenis meja Indragiri Hilir sedang dimulai. (𝐓𝐡𝐨𝐧𝐤)

Komentar

Tampilkan

Terkini