Iklan

𝑷𝑻𝑴 𝑲𝒐𝒑𝒍𝒊𝒏𝒈 𝑯𝒂𝒅𝒊𝒓 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎 𝑺𝒆𝒎𝒂𝒓𝒂𝒌 𝑯𝑼𝑻 𝑹𝑰 𝒌𝒆-𝟖𝟏, 𝑲𝒆𝒋𝒖𝒂𝒓𝒂𝒂𝒏 𝑻𝒆𝒏𝒊𝒔 𝑴𝒆𝒋𝒂 𝑳𝒊𝒃𝒂𝒕𝒌𝒂𝒏 𝟐𝟔 𝑷𝒆𝒔𝒆𝒓𝒕𝒂 𝑨𝒏𝒈𝒈𝒐𝒕𝒂 𝑷𝑻𝑴 𝒅𝒊 𝑻𝒆𝒎𝒃𝒊𝒍𝒂𝒉𝒂𝒏.

Sabtu, 22 Agustus 2026, 17.17 WIB Last Updated 2026-08-22T10:17:30Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


𝑮𝒂𝒓𝒅𝒂𝒎𝒆𝒅𝒊𝒂.𝒄𝒐.𝒊𝒅. Sungai Salak, 22 Agustus 2026 — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kembali menjadi momentum bagi masyarakat untuk mempererat kebersamaan. Semangat itu diwujudkan PTM Pangkalan Tujuh melalui Turnamen Tenis Meja Double Putra yang digelar di Gedung Serba Guna Kelurahan Sungai Salak, Sabtu (22/8/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi bagi para pecinta tenis meja dan masyarakat. Turnamen tersebut mempertandingkan kategori Double Putra, dengan pasangan peserta ditentukan melalui mekanisme cabut undi. 


Panitia Pertandingan, Sugito, mengatakan kejuaraan ini menjadi salah satu bentuk partisipasi dari para penghobi pingpong dalam mengisi momentum kemerdekaan melalui kegiatan yang sehat dan positif.


"𝑲𝒆𝒋𝒖𝒂𝒓𝒂𝒂𝒏 𝒊𝒏𝒊 𝒌𝒊𝒕𝒂 𝒍𝒂𝒌𝒔𝒂𝒏𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎 𝒓𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂 𝒎𝒆𝒎𝒆𝒓𝒊𝒂𝒉𝒌𝒂𝒏 𝑯𝑼𝑻 𝑹𝑰 𝒌𝒆-𝟖𝟏. 𝑨𝒍𝒉𝒂𝒎𝒅𝒖𝒍𝒊𝒍𝒍𝒂𝒉, 𝒂𝒏𝒕𝒖𝒔𝒊𝒂𝒔𝒎𝒆 𝒄𝒖𝒌𝒖𝒑 𝒃𝒂𝒊𝒌 𝒌𝒂𝒓𝒆𝒏𝒂 𝒅𝒊𝒊𝒌𝒖𝒕𝒊 𝟐𝟔 𝒑𝒆𝒔𝒆𝒓𝒕𝒂 𝒂𝒏𝒈𝒈𝒐𝒕𝒂 𝑷𝑻𝑴 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒂𝒅𝒂 𝒅𝒊 𝒘𝒊𝒍𝒂𝒚𝒂𝒉 𝑻𝒆𝒎𝒃𝒊𝒍𝒂𝒉𝒂𝒏," 𝒖𝒋𝒂𝒓 𝑺𝒖𝒈𝒊𝒕𝒐. 


Menurutnya, keterlibatan beberapa peserta anggota PTM menunjukkan bahwa olahraga tenis meja memiliki basis komunitas yang cukup kuat. 


Pertandingan bukan hanya menjadi arena untuk mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi ruang mempertemukan para pemain dari berbagai wilayah. Semangat itulah yang juga dibawa PTM Kopling melalui keikutsertaannya dalam rangkaian kegiatan olahraga HUT RI tahun ini.


Ketua PTM Kopling, Jhoni Hendra, menilai olahraga dapat menjadi salah satu cara sederhana namun bermakna dalam menjaga persatuan dan kebersamaan masyarakat.


"𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒉𝒂𝒅𝒊𝒓 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒎𝒂𝒕𝒂-𝒎𝒂𝒕𝒂 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒎𝒆𝒏𝒈𝒆𝒋𝒂𝒓 𝒌𝒆𝒎𝒆𝒏𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏. 𝒀𝒂𝒏𝒈 𝒍𝒆𝒃𝒊𝒉 𝒑𝒆𝒏𝒕𝒊𝒏𝒈 𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒃𝒂𝒈𝒂𝒊𝒎𝒂𝒏𝒂 𝒐𝒍𝒂𝒉𝒓𝒂𝒈𝒂 𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊 𝒓𝒖𝒂𝒏𝒈 𝒔𝒊𝒍𝒂𝒕𝒖𝒓𝒂𝒉𝒎𝒊. 𝑫𝒊𝒔𝒊𝒏𝒊 𝒌𝒊𝒕𝒂 𝒃𝒊𝒔𝒂 𝒃𝒆𝒓𝒕𝒆𝒎𝒖, 𝒃𝒆𝒓𝒕𝒂𝒏𝒅𝒊𝒏𝒈, 𝒔𝒂𝒍𝒊𝒏𝒈 𝒎𝒆𝒏𝒈𝒉𝒐𝒓𝒎𝒂𝒕𝒊, 𝒅𝒂𝒏 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒂𝒏𝒈𝒖𝒏 𝒑𝒆𝒓𝒔𝒂𝒖𝒅𝒂𝒓𝒂𝒂𝒏," 𝒌𝒂𝒕𝒂 𝑱𝒉𝒐𝒏𝒊 𝑯𝒆𝒏𝒅𝒓𝒂. 


Ia menambahkan, tenis meja mengajarkan banyak hal yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari disiplin, konsentrasi, kerja sama hingga sportivitas.


"𝑴𝒆𝒏𝒂𝒏𝒈 𝒂𝒕𝒂𝒖 𝒌𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒃𝒂𝒈𝒊𝒂𝒏 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒑𝒆𝒓𝒕𝒂𝒏𝒅𝒊𝒏𝒈𝒂𝒏. 𝑻𝒆𝒕𝒂𝒑𝒊 𝒑𝒆𝒓𝒔𝒂𝒖𝒅𝒂𝒓𝒂𝒂𝒏 𝒉𝒂𝒓𝒖𝒔 𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑 𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊 𝒑𝒆𝒎𝒆𝒏𝒂𝒏𝒈𝒏𝒚𝒂," 𝒖𝒋𝒂𝒓 𝑱𝒉𝒐𝒏𝒊 𝑯𝒆𝒏𝒅𝒓𝒂. 


Jhoni berharap kegiatan olahraga seperti ini dapat terus dikembangkan dan menjadi agenda yang mampu mempertemukan masyarakat dalam suasana positif.


"𝑺𝒆𝒎𝒐𝒈𝒂 𝒌𝒆𝒈𝒊𝒂𝒕𝒂𝒏 𝒊𝒏𝒊 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏 𝒉𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒃𝒆𝒓𝒍𝒂𝒏𝒈𝒔𝒖𝒏𝒈 𝒑𝒂𝒅𝒂 𝒎𝒐𝒎𝒆𝒏𝒕𝒖𝒎 𝑯𝑼𝑻 𝑹𝑰, 𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑𝒊 𝒃𝒊𝒔𝒂 𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊 𝒂𝒘𝒂𝒍 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒔𝒆𝒎𝒂𝒌𝒊𝒏 𝒂𝒌𝒕𝒊𝒇 𝒎𝒆𝒏𝒈𝒆𝒎𝒃𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒂𝒉𝒓𝒂𝒈𝒂 𝒕𝒆𝒏𝒊𝒔 𝒎𝒆𝒋𝒂 𝒅𝒂𝒏 𝒎𝒆𝒎𝒑𝒆𝒓𝒌𝒖𝒂𝒕 𝒌𝒆𝒃𝒆𝒓𝒔𝒂𝒎𝒂𝒂𝒏 𝒎𝒂𝒔𝒚𝒂𝒓𝒂𝒌𝒂𝒕," 𝒑𝒖𝒏𝒈𝒌𝒂𝒔 𝑱𝒉𝒐𝒏𝒊 𝑯𝒆𝒏𝒅𝒓𝒂. 


Melalui turnamen tersebut, PTM Pangkalan Tujuh ingin menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Bukan hanya melalui upacara dan perayaan, tetapi juga melalui kegiatan sederhana yang menghadirkan masyarakat dalam suasana sehat, sportif dan penuh persaudaraan. Karena kemerdekaan akan semakin bermakna ketika diisi dengan kebersamaan, prestasi dan kegiatan positif yang memberi manfaat bagi masyarakat.


Peringatan kemerdekaan tidak selalu harus diwujudkan melalui panggung besar. Sebuah pertandingan pun dapat menjadi panggung kebangsaan, tempat masyarakat bertemu, bersaing secara sehat dan kembali pulang membawa persaudaraan.


Di balik suara bola yang memantul di atas meja, ada semangat yang lebih besar, "𝑴𝒆𝒓𝒂𝒘𝒂𝒕 𝒌𝒆𝒃𝒆𝒓𝒔𝒂𝒎𝒂𝒂𝒏 𝒅𝒂𝒏 𝒎𝒆𝒏𝒈𝒊𝒔𝒊 𝒌𝒆𝒎𝒆𝒓𝒅𝒆𝒌𝒂𝒂𝒏 𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒑𝒓𝒆𝒔𝒕𝒂𝒔𝒊." (𝑻𝒉𝒐𝒏𝒌)

Komentar

Tampilkan

Terkini

Olahraga

+